Setelah sempat menjadi buron selama setahun di Bandung

Korupsi, Kasi Perum Bulog Surabaya Ditangkap

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 22 Maret 2019 - 14:00

JATIMNET.COM, Surabaya - Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jatim menangkap Sigit Hendro Purnomo (34), tersangka kasus tindak pidana korupsi di Bulog Jatim dengan kerugian negara sebesar Rp 1,7 miliar. Warga Jalan Layur Blok D-11, Mojokerto ini sempat menjadi buron selama setahun dan baru berhasil dibekuk Kamis 21 Maret 2019 di Bandung.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan tim Kejati berhasil mengendus tempat persembunyian tersangka di Kota Kembang ini. Tersangka menjadi buron setelah kabur ketika kasusnya dalam penyidikan dan tidak pernah hadir memenuhi penggilan penyidik.

BACA JUGA: Lima Ketua Umum Parpol Terlibat Korupsi

"Pelaku ini kabur saat kami melakukan penyidikan dan tidak pernah datang saat dipanggil oleh penyidik," katanya, Jumat 22 Maret 2019.

Ia mengatakan tersangka menjabat sebagai Kasi Komersial dan Pengembangan Bisnis Perum Bulog Sub Drive Surabaya Selatan di Mojokerto. "Modus korupsinya, pelaku tidak menyetor uang pembayaran dari konsumen ke Bulog," ucapnya.

Uang dari konsumen terkait program Rumah Pangan Kita (RPK) yang seharusnya disetor ke rekening Bulog, ternyata malah ditampung di rekening pribadinya. Jumlahnya sekitar Rp 1,7 Milyar.

BACA JUGA: Kejari Tanjung Perak Tunggu Penetapan Jadwal Sidang Korupsi Jasmas

Tersangka berhasil ditangkap setelah tim Kejati Jatim bekerja sama dengan Adhyaksa Monitoring Canter (AMC) Kejagung RI. Petugas menangkap tersangka di rumah orang tuanya di Bandung sekitar pukul 20.50 WIB.

Tersangka langsung ditahan setelah sempat dibawa ke lantai 5 Kantor Kejati Jatim, Jumat 22 Maret 2019. Didik mengatakan pemeriksaan terhadap tersangka akan segera dilakukan. "Nantinya akan kami periksa lagi untuk melengkapi berkas ke pengadilan," bebernya.

Baca Juga

loading...