Logo
Perkelahian Berdarah dengan Tetangga

Carok Antarsaudara di Jember Berujung Nyawa Melayang, Diduga Dipicu Lahan Warisan

Reporter:

Senin, 26 January 2026 07:30 UTC

Carok Antarsaudara di Jember Berujung Nyawa Melayang, Diduga Dipicu Lahan Warisan

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi tempat perkelahian dua tetangga berkerabat di Kalisat, Jember. Foto: Dok warga

JATIMNET.COM, Jember – Ketenangan warga di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember mendadak pecah pada Senin pagi, 26 Januari 2026. Dua warga bertetangga yang masih berkerabat, terlibat carok atau perkelahian menggunakan senjata tajam.

Insiden berdarah tersebut diduga dipicu sengketa lahan warisan serta akses jalan. Akibatnya fatal, satu nyawa dari salah satu pria yang terlibat carok, melayang.

Perkelahian maut itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di Dusun Krajan II, RT 009 RW 003. Warga setempat dikejutkan oleh aksi pembacokan yang berlangsung di lingkungan permukiman saat sebagian warga masih beraktivitas pagi.

Korban diketahui bernama Sumarsono (52), warga Desa Glagahwero. Sementara terduga pelaku berinisial BD (67), yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, konflik dipicu persoalan sengketa lahan tanah yang berkaitan dengan warisan keluarga serta akses jalan menuju rumah pelaku. Perselisihan tersebut disebut telah berlangsung lama dan sempat dimediasi oleh pemerintah desa.

BACA: Pembunuhan Remaja di Kota Madiun Terindikasi Pengaruh Alkohol

Salah seorang tetangga korban berinisial CT (36) menjelaskan, peristiwa bermula saat korban sedang menyapu halaman rumahnya. Pelaku kemudian datang membawa senjata tajam dan langsung melakukan pembacokan.

“Disabet semacam celurit dan kena ke tangan dan punggungnya. Karena sempat menangkis, lalu korban lari berusaha kabur,” tutur tetangga yang wanti-wanti namanya tidak disebut lengkap.

Korban yang terluka sempat berlari ke rumah Ketua RW untuk meminta pertolongan. Namun pelaku terus mengejar korban hingga sejauh 100 meter.

“Sampai akhirnya korban lari dan terjatuh di teras rumah warga,” sambungnya.

Warga yang melihat kejadian itu segera melerai dan mengamankan pelaku. Sementara korban dilarikan ke RSD dr. Soebandi Jember, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat.

Sepengetahuan CT, konflik antara korban dan pelaku sebelumnya telah lama terjadi. Konflik itu juga sudah beberapa kali diredam melalui mediasi oleh perangkat desa.

“Terakhir yang saya dengar, hari Sabtu kemarin, sudah di mediasi di balai desa oleh pak Kades. Saat itu, sudah damai katanya. Tapi entah kenapa, kok tadi pagi terjadi carok (perkelahian lagi). Padahal, masih saudara dan sudah sama-sama agak tua,” paparnya.

BACA: Polisi Dalami Kasus Carok Antarsaudara di Jember, Kakek 67 Tahun Diamankan

Warga mengaku miris dengan peristiwa tersebut. Sebab, antara korban dan pelaku masih berkerabat.

“Rumahnya berdekatan, masih saudara dari istrinya kalau tidak salah,” tuturnya.

Camat Kalisat, Nuryadi, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan aparat desa serta kepolisian.

“Pelaku sudah diamankan polisi. Kepala desa juga sudah koordinasi dengan kami. Untuk (jenazah) korban masih di rumah sakit,” papar alumnus IPDN ini.

Informasi yang dihimpun, polisi telah melakukan penyelidikan untuk kasus ini dan segera menaikkan ke tingkat penyidikan.