Logo

Warga Gerebek Rumah Diduga Jadi Tempat Aktivitas LGBT di Jember

Berawal dari kecurigaan terhadap aktivitas sejumlah pria muda
Reporter:

Minggu, 15 March 2026 23:07 UTC

Warga Gerebek Rumah Diduga Jadi Tempat Aktivitas LGBT di Jember

Polisi saat mengamankan empat pria muda yang diduga melakukan perbuatan menyimpang LGBT. Foto: Polres Jember

JATIMNET.COM, Jember — Kecurigaan warga terhadap aktivitas sebuah rumah di kawasan Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, berujung pada pengamanan empat orang pria oleh pihak kepolisian.

Rumah yang berada di Perumahan Mahkota Raya Rengganis itu sebelumnya menjadi perhatian warga karena sering didatangi sejumlah pria yang bukan merupakan penduduk setempat.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial DY mengaku telah memperhatikan aktivitas mencurigakan tersebut sejak beberapa waktu terakhir. Ia bersama warga lain kemudian melakukan pengamatan sebelum akhirnya melaporkan hal tersebut kepada pengurus lingkungan.

"Jadi awal mulanya itu, diduga ada pesta gay. Hasil pengintaian saya beserta warga perumahan diduga sedang berkumpul sejumlah waria disalah satu rumah sekitar jam 00.30 hari Sabtu tanggal 14 Maret 2026 kemarin itu,” ujar warga tersebut saat diwawancarai Jatimnet.com pada Minggu, 15 Maret 2026.

BACA: Lebaran di Jember Dijaga Ketat, 522 Personel Gabungan Turun dalam Operasi Ketupat Semeru

Menurut DY, warga mulai curiga karena rumah tersebut kerap didatangi beberapa orang pria yang tidak dikenal oleh warga sekitar. Aktivitas keluar masuk rumah juga dinilai tidak lazim oleh masyarakat setempat.

Setelah berdiskusi dengan warga lain, mereka kemudian melaporkan kecurigaan tersebut kepada Ketua RT setempat untuk ditindaklanjuti.

Warga bersama pengurus lingkungan akhirnya mendatangi rumah yang dicurigai tersebut untuk memastikan kondisi di dalamnya.

"Kemudian kita ketuk rumahnya, dan dibuka. Kita geledah semua nya termasuk HP. Selanjutnya Pak RT menghubungi Tim Alap-Alap Polres Jember. Hasil yang didapat positif salah satu waria menggunakan aplikasi michat untuk mencari pelanggan."

BACA: ‎Warung Pecel Tumpang di Jember Terbakar, Karyawan Luka Bakar Saat Berjibaku Padamkan Api

Setelah mendapat laporan dari warga, petugas kepolisian yang sedang melakukan patroli kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tim Alap-Alap Sat Samapta Polres Jember melakukan pengecekan di rumah tersebut serta memeriksa sejumlah orang yang berada di lokasi.

Petugas kemudian mengamankan empat orang pria yang berada di dalam rumah tersebut untuk dilakukan pemeriksaan di Mapolres Jember.

Kasat Samapta Polres Jember AKP Heru Siswanto membenarkan bahwa pengamanan tersebut bermula dari laporan masyarakat.

"Kami mendapat informasi dari warga dan mengamankan empat orang laki-laki itu. Tapi lebih lanjut langsung kami serahkan ke Satreskrim Polres Jember, selanjutnya ditangani oleh Unit PPA,” ujar mantan Kapolsek Kencong ini.

Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember.

Kanit PPA Ipda Alfan Febrianto mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Proses lidik dan pemeriksaan para saksi masih berjalan. Mohon waktu. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” tutur Alfan.