Logo

‎Warung Pecel Tumpang di Jember Terbakar, Karyawan Luka Bakar Saat Berjibaku Padamkan Api

Reporter:

Minggu, 08 March 2026 07:08 UTC

‎Warung Pecel Tumpang di Jember Terbakar, Karyawan Luka Bakar Saat Berjibaku Padamkan Api

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Jember saat memadamkan kobaran api. Foto: Damkarmat Jember

JATIMNET.COM, Jember – Sebuah warung makan Pecel Tumpang Nganjuk yang berada di Jalan M. Yamin, Dusun Kedung Piring, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilanda kebakaran pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang karyawan mengalami luka bakar saat berusaha memadamkan kobaran api yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas elpiji di area dapur.

Korban diketahui bernama Saiful Bahri (27), warga Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Jember. Ia merupakan karyawan di warung makan tersebut. Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar yang dideritanya.

Anggota Mako A Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarkat) Pemkab Jember, Aris Setiawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pada siang hari. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

BACA: Pohon Tumbang Timpa Dua Pengendara Motor di Jember Saat Hujan Deras

“Objek yang terbakar adalah rumah makan Pecel Tumpang Nganjuk di Jalan M. Yamin, Dusun Kedung Piring, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates. Dalam kejadian ini ada satu korban luka bakar atas nama Saiful Bahri, seorang karyawan warung makan tersebut,” kata Aris saat dikonfirmasi wartawan.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik rumah makan, Bahrul Ulum, kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas LPG yang berada di dapur. Saat peristiwa terjadi, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar sehingga memicu kepanikan para pekerja di lokasi.

Menurut Aris, korban saat itu mencoba memadamkan api yang mulai membesar di dapur. Namun upaya tersebut justru membuat korban tersambar kobaran api hingga mengalami luka bakar.

“Informasi dari warga, korban berusaha memadamkan api yang sudah menyala di dapur. Namun karena api cukup besar, korban justru ikut terbakar dan mengalami luka bakar,” ujarnya.

BACA: NasDem Jember Targetkan 8 Kursi DPRD pada 2029, Fatmawati: Konsolidasi Harga Mati

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar warung makan. Sebanyak satu unit armada truk pemadam dan tujuh personel dari Regu A Mako Pemkab Jember dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Setelah dilakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.03 WIB.

"Lanjut kami lakukan proses pemadaman dan pendinginan, untuk memastikan tidak ada titik-titik api lainnya," kata Aris.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kebakaran menyebabkan kerusakan pada bagian dapur dan sejumlah peralatan di warung makan tersebut. Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta.

Petugas pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner yang menggunakan tabung gas LPG, agar lebih berhati-hati dan rutin memeriksa kondisi peralatan gas.

"Juga rutin memeriksa kondisi selang serta regulator untuk mencegah kebocoran yang dapat memicu kebakaran," pungkas Aris.