Sabtu, 06 June 2026 03:53 UTC

Salah satu lansia yang mengikuti kegiatan donor darah yang difasilitasi UDD PMI Kabupaten Jember dalam peringatan Hari Lansia di Alun-Alun Jember, Sabtu, 6 Juni 2026. Foto: Faizin
JATIMNET.COM, Jember – Semangat berbagi dan kepedulian sosial para lanjut usia (lansia) mewarnai peringatan Hari Lansia yang digelar di Alun-Alun Jember, Sabtu, 6 Juni 2026. Di tengah berbagai rangkaian kegiatan, sejumlah lansia secara sukarela mengikuti donor darah sebagai bentuk kontribusi kemanusiaan bagi sesama.
Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember memfasilitasi kegiatan tersebut dan mendapat respons positif dari masyarakat. Meski telah memasuki usia lanjut, para peserta tetap antusias mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan hingga proses donor darah.
Beberapa peserta bahkan tercatat sebagai pendonor aktif yang telah berulang kali menyumbangkan darahnya. Salah satunya Edy dari Dinas Sosial Kabupaten Jember yang telah mendonorkan darah lebih dari 50 kali. Sementara itu, Indrawati dari Satpol PP juga tercatat telah melakukan donor darah lebih dari 10 kali.
Partisipasi lansia dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama yang membutuhkan transfusi darah.
BACA: Wisuda Ratusan Lulusan, Rektor Unej Tekankan Integritas sebagai Bekal Hadapi Era AI
Sri Handayani, warga Kecamatan Jenggawah yang aktif dalam klub senam lansia Karangwreda Lestari, juga turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah tersebut. Sebelum mendonorkan darahnya, ia terlebih dahulu mengikuti kegiatan senam bersama yang digelar dalam rangka peringatan Hari Lansia.
"Saya mengikuti senam lansia dulu sebelum donor darah," tutur Sri Handayani.
Semangat serupa juga ditunjukkan Endah, anggota klub senam lansia Karangwreda Lestari asal Desa Wonojati. Selain itu, Binti Nurul Hidayat, ibu rumah tangga asal Kalisat, turut menjadi pendonor meski awalnya hanya mengantar temannya dan berolahraga jogging di kawasan Alun-Alun Jember.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi tingginya partisipasi para lansia dalam kegiatan donor darah tersebut. Menurutnya, donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima darah, tetapi juga menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan bagi pendonor yang memenuhi persyaratan medis.
“Semangat para lansia ini sangat luar biasa. Mereka menunjukkan bahwa usia bukan halangan untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama melalui donor darah,” ujarnya.
Dari pelaksanaan donor darah dalam peringatan Hari Lansia tersebut, PMI Jember berhasil menghimpun darah dari 14 pendonor yang memenuhi syarat kesehatan.
BACA: Peningkatan Kasus DBD di Jember Bagian Barat Jadi Perhatian
Sementara itu, sembilan calon pendonor lainnya belum dapat mendonorkan darah setelah menjalani pemeriksaan kesehatan awal.
PMI mencatat beberapa faktor yang menyebabkan calon pendonor belum memenuhi syarat, yakni kadar hemoglobin (HB) rendah sebanyak empat orang, tekanan darah tinggi dua orang, tekanan darah rendah satu orang, sakit satu orang, serta satu orang lainnya sedang menstruasi.
Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Jember berharap kesadaran masyarakat untuk rutin mendonorkan darah terus meningkat, termasuk di kalangan lansia. Kebutuhan darah yang terus ada setiap hari memerlukan dukungan dari para pendonor sukarela untuk membantu pasien yang membutuhkan.
Peringatan Hari Lansia tahun ini tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran melalui kegiatan senam bersama, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial. Semangat para lansia yang tetap aktif mendonorkan darah menjadi bukti bahwa berbagi kepada sesama dapat dilakukan pada usia berapa pun.
