Jumat, 17 July 2026 14:06 UTC

Suasana Job Fair Gresik 2026 pada hari pertama, Jumat, 17 Juli 2026. Foto: Istimewa/ Diskominfo Gresik
JATIMNET.COM, Gresik – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik mencatat kebutuhan tenaga kerja di sektor industri masih didominasi lulusan SMA dan SMK. Hingga Juli 2026, kebutuhan tersebut mencapai 3.145 lowongan atau menjadi jenjang pendidikan yang paling banyak dicari perusahaan.
Kepala Disnaker Kabupaten Gresik, Zainul Arifin, mengatakan secara keseluruhan pihaknya telah memfasilitasi 3.677 lowongan kerja sepanjang tahun 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 1.698 lowongan melalui mini job fair dan sisanya melalui Job Fair Tematik.
Hasil evaluasi penyelenggaraan Job Fair 2025 juga menunjukkan kebutuhan tenaga kerja di Gresik masih cukup besar. Dari 2.968 kebutuhan tenaga kerja yang difasilitasi, sebanyak 1.058 pekerja berhasil ditempatkan di dalam negeri dan 391 Pekerja Migran Indonesia (PMI) memperoleh penempatan di luar negeri.
Meski demikian, Disnaker masih menemukan 396 lowongan yang belum terisi karena perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi khusus.
"Kami mewajibkan seluruh perusahaan peserta melaporkan hasil rekrutmen maksimal tiga bulan setelah kegiatan agar efektivitas penempatan tenaga kerja dapat dievaluasi," kata Zainul, saat ditemui di sela-sela mendampingi Bupati Gresik pada pembukaan Job Fair Gresik 2026 pada Jumat, 17 Juli 2026.
BACA: Job Fair Tematik Gresik Sediakan 1.976 Lowongan, Gus Yani: Tak Sekadar Seremonial
Selain lulusan SMA/SMK, kebutuhan tenaga kerja juga terbuka bagi lulusan S1 sebanyak 377 lowongan, D3 sebanyak 111 lowongan, D1/D2 sebanyak 20 lowongan, lulusan SD sebanyak 20 lowongan, dan lulusan SMP sebanyak 14 lowongan.
Untuk menjawab kebutuhan industri tersebut, Pemkab Gresik terus memperkuat program peningkatan kompetensi tenaga kerja. Salah satunya melalui seminar Link and Match Pendidikan dengan Dunia Industri yang menghadirkan Dahlan Iskan. Dalam forum tersebut, program magang dinilai menjadi salah satu cara efektif menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
Disnaker juga terus memperkuat sistem evaluasi penempatan tenaga kerja agar proses rekrutmen tidak berhenti pada pelaksanaan bursa kerja, tetapi berlanjut hingga penempatan tenaga kerja benar-benar terlaksana.
Sementara itu, upaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri juga dilakukan melalui Job Fair Tematik 2026 yang digelar Pemkab Gresik di Icon Mall. Kegiatan tersebut menyediakan 1.976 lowongan kerja dan menjadi salah satu instrumen utama pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
