Bawaslu Jatim Benarkan Ada Temuan Politik Uang di Daerah

Baehaqi Almutoif

Selasa, 16 April 2019 - 16:07

JATIMNET.COM, Surabaya – Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur Mohammad Amin membenarkan adanya pengamanan money politic atau politik uang di tiga daerah.

“Ada dugaan pelanggaran money politic, dan kami sudah menginstruksikan pada jajaran Bawaslu Lamongan, Surabaya dan Ponorogo untuk menindaklanjuti temuan maupun laporan dugaan pelanggaran tersebut,” ujar Amin usai rapat kordinasi di Mapolda Jawa Timur, Selasa 16 April 2019.

Bawaslu Ponorogo mengamankan uang senilai Rp 66 juta dengan pecahan Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, dan Rp 50 ribu, Senin 15 April 2019 malam. Uang itu diketahui dibawa 15 orang.

BACA JUGA: Tangkap Pelaku Politik Uang, Bawaslu Ponorogo Sita Rp66 Juta 

Pada waktu yang hampir bersamaan, pihak kepolisian Lamongan dan Surabaya juga mengamankan uang yang diduga berkaitan dengan politik uang.

Di Lamongan, anggota Polres Lamongan mengamankan uang mencapai Rp 1 milliar, serta melibatkan pengendara Innova. Sedangkan di Surabaya, Polretabes Surabaya mengamankan uang jutaan rupiah dari pengendara mobil dan ojek daring.

“Kami minta ini diselesaikan supaya jadi contoh kepada yang lain,” ungkap Amin.

BACA JUGA: Tim Saber Politik Uang Amankan Mobil Pembawa Rp373 Juta

Pria kelahiran Sumenep itu menegaskan, saat ini masih mendalami terkait temuan tersebut. Jajaran Bawaslu kabupaten/kota bersama sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), melakukan rapat guna memastikan untuk apa sebenarnya uang itu.

“Belum, belum ada tindakan. Kami masih melakukan investigasi dan klarifikasi. Karena mungkin ada peredaran untuk dana saksi ata untuk operasional lainnya,” tuturnya.

Kendati demikian, Amin telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Bawaslu di kabupaten/kota, jika menemukan politik uang agar segera ditindaklanjuti bersama Gakkumdu. Mengingat politik uang masuk sebagai pelanggaran pidana pemilu.

 

Redaksi telah mengganti judul yang sebelumnya tertulis Bawaslu Jatim Benarkan Tiga Temuan Politik Uang di Daerah

Baca Juga

loading...