Romahurmuziy Terkena OTT, Kantor Menteri Agama Disegel

David Priyasidharta
David Priyasidharta

Sabtu, 16 Maret 2019 - 09:10

JATIMNET.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel dua ruangan di Kantor Kementerian Agama di Jakarta Pusat, Jumat 15 Maret 2019. Dua ruangan tersebut milik Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Mohamad Nur Kholis Setiawan disegel.

"Yang pasti begini ketika tim KPK datang ke Kemenag kan salah satu ruangan yang disegel itu kan ruangan sekjen dan ruangan menteri, dua itulah setidaknya yang disegel," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta pada Sabtu 16 Maret 2019 dini hari.

Seperti diberitakan KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy di satu hotel di Surabaya pada Jumat 15 Maret 2019 pagi sekitar pukul 07.50 WIB.

Selain Rommy, KPK juga mengamankan llima orang lainnya termasuk Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin, Kepala Dinas Kementerian Agama Gresik Muafaq Wirahadi, serta pihak swasta Agtaria Adriana.

BACA JUGA: Kena OTT KPK, Ini Profil Romahurmuziy

Sedangkan Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan datang ke KPK pada Jumat malam, sebelum Rommy tiba di gedung KPK dari Surabaya.

"Kemarin sekitar pukul 20.00 WIB, Sekjen Kementerian Agama datang ke kantor KPK karena sebelumnya kan ada beberapa ruangan di Kemenag yang disegel ada kebutuhan klarifikasi, tapi apa yang diklarifikasi tentu saya belum bisa sampaikan ya," tambah Febri

Rommy diamankan karena diduga menerima uang untuk pengaturan jabatan di Kemenag.

"Pokok perkaranya itu kan terkait dengan pengisian jabatan ya pengisian jabatan pimpinan tinggi. Pimpinan tinggi ada beberapa lapis, di bawah pimpinan tinggi bisa di pusat bisa di daerah misalnya kalau di daerah. Kalau di daerah kan ada Kanwil atau jabatan-jabatan yang lain," ungkap Febri.

BACA JUGA: Ketum PPP Romahurmuziy Tertangkap Operasi Tangan KPK

KPK juga menyita uang dalam mata uang rupiah pada OTT tersebut. "Yang disita seratusan juta yang diamankan di lokasi dalam bentuk mata uang rupiah," ungkap Febri.

Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama Mastuki mengonfirmasi penyegelan ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Benar," kata Mastuki saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan bahwa Kemenag akan kooperatif dengan KPK, terutama soal prosedur penyegelan ruang kerja Menag sebagai lanjutan pemeriksaan pascaoperasi tangkap tangan Rommy.

BACA JUGA: Kubu Jokowi Yakin OTT Romahurmuziy Tak Terkait Pilpres

Mastuki mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu perkembangan kasus tersebut sehingga langkah-langkah Kemenag merespons tindakan KPK akan terus dilakukan.

Terlebih, kata dia, kasus OTT Rommy masih berkembang. Dengan begitu, langkah-langkah yang perlu dilakukan belum diputuskan, seperti upaya bantuan hukum dan hal lain yang terkait.

"Kami menunggu penjelasan resmi dari KPK," katanya.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, akses ke lobi gedung utama tempat ruang kerja Menag di area Lapangan Banteng dibatasi bagi rekan media usai penyegelan oleh KPK. (Ant)

 

Baca Juga

loading...