Kamis, 30 July 2026 10:30 UTC

Anggota Fraksi Golkar DPRD Jatim, Sumardi (tengah-depan) saat foto bareng bersama pengurus sekolah swasta dalam reses di Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis, 30 Juli 2026. Foto: Karina
JATIMNET.COM, Mojokerto – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Golkar, Sumardi menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan ruang kelas baru di sekolah swasta sekaligus peningkatan kesejahteraan guru.
Hal tersebut disampaikan Sumardi saat menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis 30 Juli 2026.
Dalam dialog bersama pihak sekolah dan masyarakat, berbagai persoalan pendidikan mengemuka. mulai dari kondisi ruang kelas yang sudah tidak layak hingga nasib guru swasta yang dinilai masih membutuhkan perhatian lebih.
Sumardi mengatakan, hasil peninjauan di lokasi menunjukkan masih terdapat ruang belajar yang kondisinya kurang memadai sehingga perlu mendapat dukungan pembangunan.
"Beberapa aspirasi yang disampaikan terutama terkait kebutuhan pembangunan ruang kelas baru. Tadi, kami juga melihat ada beberapa ruang yang memang sudah tidak layak sehingga perlu adanya dukungan pembangunan," ujar Sumardi.
Selain infrastruktur pendidikan, politikus Partai Golkar itu juga menerima aspirasi mengenai kesejahteraan guru swasta, termasuk guru RA yang selama ini masih menghadapi berbagai persoalan.
"Ada juga aspirasi mengenai nasib guru-guru swasta, khususnya guru RA. Mereka juga perlu mendapatkan perhatian agar program-program pendidikan bisa berjalan lebih baik," katanya.
Sumardi memastikan seluruh aspirasi yang diterima dalam reses akan dibawa sebagai bahan pembahasan dan diteruskan kepada pemerintah sebagai tindak lanjut.
"Saya berharap reses ini bisa memberikan masukan yang nantinya dapat kami sampaikan sebagai tindak lanjut. Harapan masyarakat ini semoga bisa direalisasikan dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, Kepala MA Darul Muawanah, Muhammad Fauzi, mengungkapkan pihak sekolah telah mengajukan pembangunan tiga ruang kelas baru di lantai dua sejak tahun lalu.
Penambahan ruang belajar tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar.
"Pengajuan pembangunan sudah kami lakukan sejak tahun lalu. Yang diajukan adalah pembangunan tiga ruang kelas di lantai dua," jelas Fauzi.
Menurutnya, penambahan ruang kelas menjadi kebutuhan mendesak agar siswa maupun tenaga pendidik dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman.
"Harapan kami tentu anak-anak mendapatkan tempat belajar yang lebih nyaman. Di sisi lain, bapak dan ibu guru juga bisa mengajar dengan nyaman sehingga proses pembelajaran menjadi lebih optimal," pungkasnya.
