Kamis, 10 September 2026 12:29 UTC

Beberapa kendaraan sepeda motor yang ditabrak di kawasan Manyar Pumpungan Surabaya, Rabu, 9 September 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Lima orang masih menjalani perawatan di RS Haji Surabaya setelah menjadi korban kecelakaan beruntun yang melibatkan Toyota Alphard dan belasan kendaraan di Jalan Menur Pumpungan, Surabaya, Jawa Timur.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan lima korban tersebut terdiri atas dua orang yang mengalami luka berat dan tiga lainnya mengalami luka ringan.
“Ada korban dua luka berat dan tiga luka ringan, yang mereka masih menjalani perawatan,” ujar AKBP Galih, Kamis, 10 September 2026.
Polisi masih memantau kondisi kelima korban yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
“Saat ini masih dirawat di rumah sakit,” katanya.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu, 9 September 2026. Berdasarkan data terbaru kepolisian, kecelakaan melibatkan Toyota Alphard bernomor polisi N 1882 ACI, sekitar empat mobil, dan 11 sepeda motor.
Rangkaian kecelakaan itu menyebabkan belasan kendaraan mengalami kerusakan. Petugas kemudian mengevakuasi lima korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Polisi telah mengamankan pengemudi Toyota Alphard, Yusuf (52), untuk menjalani pemeriksaan. Petugas mendalami penyebab kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi sebelum kendaraan bergerak dan menabrak kendaraan lain.
Dalam pemeriksaan awal, Yusuf mengaku sedang berhenti ketika lalu lintas macet dan lampu lalu lintas berwarna merah. Ia kemudian mengaku tertidur atau kehilangan kesadaran karena mengantuk.
Yusuf juga mengatakan dirinya mengonsumsi obat sebelum berkendara. Menurut pengakuannya, rasa kantuk tersebut muncul setelah meminum obat.
“Itu kan macet (lampu merah), saya berhenti, ngantuk ketiduran gitu ya terus didokdok (diketuk kaca mobilnya), keliru nginjek gas saya. Gak sadar saya,” kata Yusuf.
“Iya, ngantuk habis minum obat saya,” imbuhnya.
Polisi masih mendalami keterangan tersebut untuk memastikan faktor yang memicu kecelakaan. Petugas juga memeriksa kondisi pengemudi dan rangkaian kejadian hingga Toyota Alphard tersebut bergerak dan menabrak kendaraan lain.
Hingga Kamis, 10 September 2026, lima korban masih menjalani perawatan di RS Haji Surabaya. Sementara itu, penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan masih berlangsung.
