Minggu, 06 September 2026 08:15 UTC

KA Blambangan Ekspres Melintas di Petak Jalan Bayeman - Ranuyoso. Foto: Railway Fans via Daop 9 Jember
JATIMNET.COM, Jember – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah turut dipantau PT Kereta Api Indonesia (Persero), termasuk KAI Daop 9 Jember. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu perjalanan kereta api yang menghubungkan wilayah Jawa Timur dengan Jakarta.
Hingga Minggu, 6 September 2026, perjalanan KA Pandalungan 1 dan 2 relasi Jember-Gambir pulang pergi serta KA Blambangan Ekspres relasi Banyuwangi-Pasarsenen pulang pergi masih berjalan normal dan aman.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan unit terkait dan memantau perkembangan kondisi, termasuk keadaan jalur kereta api.
“Sampai saat ini perjalanan KA Pandalungan 1 dan 2, serta KA Blambangan Ekspres yang menghubungkan wilayah Daop 9 Jember dengan Jakarta berjalan normal dan tidak terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Keselamatan pelanggan dan perjalanan KA tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Cahyo.
BACA: Erupsi Anak Gunung Krakatau, Persebaya Tempuh Jalur Darat dan Laut ke Surabaya
Cahyo mengatakan KAI telah menyiapkan prosedur penanganan apabila terjadi kondisi yang berpotensi memengaruhi operasional kereta api. Jika situasi berubah dan berdampak terhadap perjalanan, KAI akan mengambil langkah sesuai prosedur keselamatan dan kondisi di lapangan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk tetap mengikuti informasi resmi KAI dan arahan petugas. Jika terdapat perubahan perjalanan, informasi akan disampaikan melalui kanal resmi KAI,” tambah Cahyo.
KAI Daop 9 Jember masih memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi jalur untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berlangsung aman.
