Sabtu, 05 September 2026 06:14 UTC

Kondisi atap ruang kelas kelas 2 di UPTD SDN Moktesareh 2, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang yang ambruk, Sabtu 5 September 2026. Foto: R. Moh Kubat Syariat for Jatimnet
JATIMNET.COM, Sampang – Atap ruang kelas 2 UPTD SDN Moktesareh 2, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, ambruk saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung, Sabtu, 5 September 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.52 WIB. Meski atap dan bagian ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah, seluruh siswa dan guru berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Kepala UPTD SDN Moktesareh 2, R. Moh Kubat Syariat, mengatakan ambruknya atap berlangsung secara perlahan. Kondisi tersebut membuat guru dan siswa kelas 2 memiliki waktu untuk keluar dari ruangan sebelum atap benar-benar runtuh. Proses penyelamatan ini berlangsung cukup dramatis dan tidak memakan korban jiwa maupun luka.
"Sebelumnya tidak ada tanda-tanda, ambruknya itu perlahan, sehingga guru dan semua siswa kelas 2 bisa lebih dulu lari keluar dan menyelamatkan diri," terangnya.
BACA: Aktivis Lingkungan Soroti Masalah Pengerukan Pasir di Pesisir Camplong Sampang
Menurut Kubat, kondisi ruang kelas 2 memang sudah mengalami kerusakan sejak lama. Bagian plafon ruangan tersebut bahkan sudah berlubang.
Pihak sekolah, kata dia, sebelumnya telah mengajukan bantuan perbaikan ruang kelas kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang. Namun, hingga atap ambruk, pengajuan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut.
Untuk sementara, pihak sekolah akan memindahkan kegiatan belajar siswa kelas 2 ke ruangan lain.
Kondisi ruang kelas 2 SDN Moktesareh 2 Sampang setelah atap ambruk, Sabtu, 5 September 2026. Foto: R. Moh Kubat Syariat for Jatimnet
"Untuk sementara siswa kelas 2 akan ditempatkan di ruang guru atau perpustakaan. Kami berharap bisa segera ada perbaikan agar murid-murid dapat belajar dengan nyaman dan aman," katanya.
DPRD Sampang Minta Segera Diperbaiki
Anggota DPRD Sampang dari daerah pemilihan (Dapil) 6 yang meliputi Kecamatan Kedungdung dan Robatal, Alan Kaisan, meminta Disdik Sampang segera merespons ambruknya atap ruang kelas SDN Moktesareh 2.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu segera mengupayakan perbaikan karena kondisi tersebut menyangkut keselamatan siswa dan guru serta keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.
Alan mengatakan pemerintah dapat memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) apabila anggaran perbaikan di dinas terkait tidak tersedia. Menurut dia, kondisi ruang kelas yang ambruk termasuk kejadian yang membutuhkan penanganan cepat.
BACA: FASB Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSUD dr Mohammad Zyn Sampang
"Apabila anggaran perbaikan di dinas tidak ada, maka bisa menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) karena ini sifatnya darurat dan mendesak," ujar Alan Kaisan.
Politikus Gerindra tersebut juga mengingatkan sekolah lain di Sampang agar memeriksa kondisi bangunan, terutama ruang kelas yang telah berusia puluhan tahun atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Ia meminta pihak sekolah segera melaporkan dan mengajukan perbaikan apabila menemukan bangunan yang sudah tidak layak digunakan.
"Jika bangunan kelas sudah tidak layak dan mengkhawatirkan, maka segera ajukan perbaikan ke dinas agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan," pungkas Alan.
