Reporter:,Editor:
Sabtu, 05 January 2019 00:30 UTC
Ilustrasi oleh Ali Yani.
MURAL adalah seni lukis jalanan. Meski tak sepenuhnya benar, pendapat itu tak salah. Dua dekade lalu, mural menjadi alat efektif menyebarkan gagasan anti kediktatoran, selain grafiti dan selebaran.
Mural, seni melukis di dinding atau permukaan luas permanen sejatinya ada sejak masa pra sejarah. Berwujud dalam lukisan gua. Pada zaman renaissance menjelma jadi lukisan gereja, lalu populer sebagai seni jalanan di Amerika. Dan kini, kita bisa menjumpai sebagai penghias di penginapan mewah.
Berikut kisahnya.
Ada Seni Ada Ciri (1)
Legit Bisnis Jasa Mural (2)
Lukisan Gua Dulu, Masuk Hotel Kemudian (3)
Asal Usul Mural (Infografis)
Berita Lainnya
LIPSUS
Sabhyanadipala Bawa Misi Jaga Sungai dan Tradisi lewat Susur Bengawan Solo
21 Aug 2026 09:00 UTC
LIPSUS
Usai Vonis CK, Empat Pejabat Kejari Tuban Jalani Pemeriksaan Internal
15 Jul 2026 13:30 UTC
LIPSUS
Program 3 Juta Rumah Murah, Siapa Diuntungkan?
31 May 2026 04:30 UTC
LIPSUS
Sudah Pertengahan Mei, Proyek Fisik APBD Tuban Belum Bergerak
13 May 2026 03:30 UTC
LIPSUS
Dampak Proyek SR Tuban: Dari Kerusakan Rumah Hingga Hilangnya Nyawa
12 May 2026 09:00 UTC
LIPSUS
Dampak Tambang dan Deforestasi, Banjir Bandang Menghantui Tuban
25 Dec 2025 07:00 UTC
