Mengenal Cara Belanja yang Baik Sejak Dini 

Khoirotul Lathifiyah

Selasa, 19 Maret 2019 - 13:45

JATIMNET.COM, Surabaya – Puluhan siswa-siswi Kelas 2 SD Islam Terpadu (SDIT) Al Uswah Surabaya meriung di toko NU Mart, Selasa 19 Maret 2019. Mereka sedang belajar mengenal cara berbelanja yang baik dan sekaligus beramal.

Sejak pukul 09.00 WIB mereka bergantian datang ke NU Mart karena kelas 2 di SDIT Al Uswah Surabaya terbagi menjadi empat kelas.

Mereka terlihat antusias memperhatikan dan mengecek dengan teliti label halal dan tanggal kedaluwarsa. Beberapa siswa pun melaporkan ke guru pendamping jika terdapat jajanan yang tidak ada label halalnya.

Selama berkeliling, mereka didampingi guru untuk mengenalkan barang-barang yang dibutuhkan. “Senang bisa belajar belanja dan beramal. Bisa tahu kebutuhan apa yang harus dibeli,” kata Jasmin Edinia Azahra yang membawa uang Rp 10 ribu untuk belanja.

BACA JUGA: Pelajar Muhammadiyah Gresik Masuk Unair Tanpa Tes

Usai membeli barang yang dibutuhkan, Jasmin kemudian memasukkan uang kembalian Rp 4 ribu ke kotak amal yang berada di depan kasir. Pun demikian dengan siswa lainnya.

Ia mengaku, kegiatan belajar seperti bisa membuat dirinya lebih teliti ketika belanja, yakni melihat label halal dan tanggal kedaluwarsa. Selain itu, ia menyadari bahwa uang yang dimilikinya sebagian harus di infakkan, karena uang tersebut adalah hak orang lain.

Wali Kelas 2 C Aniyawati yang mendampingi para siswa mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelajaran sejak dini tentang mengenal makanan sehat, zero waste, eco scool, dan berinfak.

"Aanak-anak mengenal label halal dan kedaluwarsa. Belajar ketika belanja mengurangi plastik untuk program eco school, dan berbagi rezeki," katanya di sela-sela pendampingan kegiatan belajar.

BACA JUGA: Girl’s Camp, Tempat Pelajar Perempuan Belajar Keberagaman 

Aniyawati berharap dengan sistem belajar yang dilakukan ini dapat menumbuhkan kebudayaan yang baik dan mudah diterima untuk anak-anak. Sehingga mereka dengan senang hati dan terbiasa ketika melakukan kebaikan. Khususnya dalam hal memberi dan menjaga kebersihan.

Kami juga membiasakan anak-anak agar mau berbelanja di toko terdekat dari rumah, lanjut Aniyawati. Harapannya agar anak-anak lebih menghargai usaha tetangganya, jadi bisa saling mengenal dan rukun antar warga.

"Seperti kegiatan belanja di NU Mart ini karena lokasinya dekat dengan sekolah kami," katanya.

Selanjutnya untuk menjaga kesehatan anak-anak. Guru memberikan pembelajaran mengenai makanan sehat dengan mengenali jenis-jenis makanan tanpa bahan pengawet, tanpa monosodium glutamat (Msg), bahan pewarna, serta pemanis buatan.

"Dengan pengenalan ini semoga anak-anak tahu jajanan mana yang baik untuk mereka," kata Aniyawati.

Baca Juga

loading...