Rabu, 18 February 2026 04:50 UTC

Abd Aziz, mahasiswa IAI NATA Sampang berhasil lolos sebagai grand finalis ajang Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Jawa Timur 2026. Foto: IAI Nata for Jatimnet.com
JATIMNET.COM, SAMPANG – Abd Aziz, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang, berhasil menembus babak grand final ajang Pemilihan Putra Putri Kebudayaan Jawa Timur 2026. Ia masuk dalam daftar finalis kategori dewasa setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat.
Ajang Pemilihan Putra Putri Kebudayaan Jawa Timur merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjaring generasi muda berprestasi, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya daerah. Panitia mendorong para peserta untuk berperan sebagai duta kebudayaan di tingkat provinsi hingga nasional.
Abd Aziz mengaku mengikuti kompetisi tersebut untuk mengasah kapasitas diri sekaligus memperluas pemahaman tentang kebudayaan Jawa Timur. Ia ingin mengambil peran aktif dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
"Motivasi saya mengikuti ajang ini adalah untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan kebudayaan, serta berkontribusi aktif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Jatim kepada generasi muda dan masyarakat luas," Abd Aziz, Rabu, 18 Februari 2026.
BACA: Nelayan Sampang Serahkan Barang Bukti Kasus Penggelapan Uang Ganti Rugi Rumpon ke Polisi
Ia menjelaskan, kegiatan ini digagas oleh paguyuban Putra Putri Kebudayaan Jawa Timur yang berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur. Ajang tersebut menjadi ruang aktualisasi generasi muda untuk terlibat langsung dalam pelestarian serta promosi budaya daerah.
Dalam kompetisi ini, Abd Aziz mengusung gagasan bertajuk “Digitalisasi dan Regenerasi Budaya Jawa Timur”. Ia menilai generasi muda saat ini sangat dekat dengan teknologi dan media sosial, sehingga platform digital dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana promosi budaya Jawa Timur agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Alhamdulillah saya masuk finalis Pemilihan Putra Putri Kebudayaan Jatim 2026 kategori dewasa. Peserta yang masuk finalis ada 19 orang dari ratusan pendaftar. Setelah seleksi berkas, 83 orang lolos seleksi awal. Ajang ini digelar di Kota Malang, tepatnya di Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang,” jelasnya.
BACA: Workshop "AI Tools for Journalists" Berakhir di Pontianak
Panitia telah menetapkan 19 finalis yang kini kembali ke daerah masing-masing sambil menunggu jadwal karantina dan malam grand final. Abd Aziz menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut karena ia memperoleh pengalaman berharga, memperluas jaringan pertemanan, serta memperdalam wawasan kebudayaan Jawa Timur.
"Ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang proses belajar, bertumbuh, dan memperkuat rasa cinta terhadap budaya daerah," tutupnya.
