Mendagri Optimis Partisipasi Pemilu 2019 Melebihi Target

David Priyasidharta

Sabtu, 13 April 2019 - 13:57

JATIMNET.COM, Surabaya - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo optimis partisipasi pemilih pada Pemilu Serentak 2019 bisa melebihi target di atas 77,5 persen yang ditargetkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya pemilih dari generasi muda akan menggunakan hak pilihnya dan tidak bersikap Golput.

Hal itu disampaikan Mendagri kepada media usai menjadi narasumber pada acara talkshow iVote yang diselenggarakan Omah Jaman Now di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya Trenggilis, Surabaya, Jumat 12 April 2019.

Tjahjo mengaku optimis karena hingga kini tingkat perekaman KTP elektronik sudah mencapai 98,5 persen dan Mahkamah Konstitusi (MK) juga sudah membuat putusan untuk membolehkan Suket (surat keterangan memilih) sebagai syarat untuk memilih pada Pemilu Serentak 2019.

BACA JUGA: Mendagri Minta Tim Pemantauan Pemilu Deteksi Serangan Fajar

“Saya optimis partisipasi pemilih bisa di atas 77,5 persen lebih, mudah-mudahan bisa mencapai 80 persen,” ujarnya dalam laman Kementerian Kominfo, Sabtu 13 April 2019.

Ia juga yakin pemilih dari generasi muda tidak bersikap Golput. “Saya cukup optimis bahwa tingkat Golput dari generasi muda ini akan berkurang ya. Kami tidak bisa memprediksi harus tidak ada, karena Golput itu sebuah pilihan," katanya.

Tapi, sebagai warga negara yang punya hak pilih dan hak konstitusionalnya, kata Thahjo, dia akan menggunakan hak pilihnya yang dia yakini benar dan yang dia yakini baik.

BACA JUGA: Masa Kampanye Pemilu 2019 Dinilai Terlalu Panjang

Mengenai adanya dua persen warga yang belum melakukan perekaman KTP-el, Mendagri berharap warga masyarakat untuk bersikap pro-aktif. Ia mengungkapkan warga yang belum merekam data kependudukan, paling banyak di perkotaan dan ada yang tinggal di luar negeri.

“Ya proaktif masyarakat. Paling banyak di perkotaan, ada sebagian yang di luar negeri, sebagian ada yang di Papua," katanya.

Warga di kota-kota besar yang mungkin sulit untuk meluangkan waktu ke Dinas Dukcapil, atau yang sering ke luar negeri "Ini tergantung sikap proaktif masyarakat,” kata Mendagri.

Baca Juga

loading...