Selasa, 07 July 2026 13:30 UTC

Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026-2031 dr Purnomo Hadi (tengah) menerima dokumen aset organisasi dari H Muhtarom (kanan), nahkoda partai partai sebelumnya. Foto: Nugroho
JATIMNET.COM, Madiun – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Madiun memasuki babak baru.
Setelah dipimpin Muhtarom selama 22 tahun sejak 2004, tongkat estafet kepemimpinan kini beralih kepada dr Purnomo Hadi yang kini juga menjabat sebagai Wakil Bupati Madiun.
Pergantian kepemimpinan dari Mbah Tarom, panggilan akrab Muhtarom kepada dokter Pur, panggilan akrab Purnmo Hadi ditandai dengan pelaporan dan penyerahan aset organisasi, Selasa, 7 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut juga berlangsung sosialisasi susunan pengurus baru periode 2026-2031, serta Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Kantor DPC PKB Kabupaten Madiun.
Pada kepengurusan baru, Muhtarom dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Syuro. Sementara, dokter Pur didampingi Nuryanto sebagai Sekretaris dan Wahyu Widayat sebagai Bendahara.
Dokter Pur menjelaskan bahwa kepengurusan baru dibentuk dengan memadukan kader senior dan kader baru. Menurutnya, regenerasi diperlukan agar organisasi tetap berkembang tanpa meninggalkan pengalaman yang telah dibangun para pendahulu.
"Kami ingin pengurus lama dan kader baru saling melengkapi. Yang senior menjadi mentor, sementara yang muda membawa semangat baru untuk membesarkan partai," katanya.
Ia menegaskan fokus kepengurusan baru tidak hanya mengejar target politik pada Pemilu mendatang. Namun, juga memperkuat organisasi agar semakin bermanfaat bagi masyarakat.
"Target kami bukan semata menambah kursi. Yang lebih penting, PKB harus menjadi wadah pengabdian yang memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Madiun," ujarnya.
Purnomo juga memastikan PKB terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung dan berkontribusi melalui jalur politik, selama memiliki komitmen, integritas, dan semangat membangun Kabupaten Madiun bersama.
Pengurus Baru Menerima “Warisan” Kantor dan Mobil
Dalam kesempatan tersebut, Muhtarom resmi menyerahkan kepemimpinan sekaligus berbagai aset yang selama ini digunakan untuk menunjang aktivitas partai. Salah satunya kantor DPC PKB Kabupaten Madiun yang memiliki nilai historis dalam perjalanan PKB di daerah itu.
Selain itu, Muhtarom juga menyerahkan bantuan pribadi berupa dua kendaraan operasional, masing-masing satu unit Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.
"Dua kendaraan ini saya serahkan sebagai dukungan pribadi agar operasional DPC berjalan lebih optimal. Mudah-mudahan PKB Kabupaten Madiun semakin maju," ujar Muhtarom.
Selama memimpin PKB Kabupaten Madiun, Muhtarom menjadi salah satu tokoh yang mengantarkan partai berlambang bola dunia itu menjadi kekuatan politik utama di Kabupaten Madiun. Pada masa kepemimpinannya, PKB pernah meraih hingga 11 kursi di DPRD Kabupaten Madiun.
Karier politik Muhtarom juga terbilang panjang. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Madiun, Wakil Bupati, Bupati Madiun selama dua periode, hingga anggota DPR RI.
