Ini Alasan Pelaku Memotong Kepala Guru Tari

M. Khaesar Januar Utomo

Senin, 15 April 2019 - 20:35

JATIMNET.COM, Surabaya – Ditreskrimum Polda Jatim telah menangkap Aris Sugianto dan Prakoso, pelaku pembunuhan guru tari, Budi Hartanto yang tubuhnya dibuang di Blitar dan kepalanya di Kediri.

Dari penuturan pelaku, mereka sebenarnya hanya ingin memasukkan jasad korban ke dalam koper milik ibunya Aris. Namun karena tidak muat, kedua pelaku akhirnya memotong kepala korban.

"Itu yang mendasari pelaku memotong kepala korban," kata Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono saat rilis di Mapolda Jatim, Senin 15 Maret 2019.

BACA JUGA: Pelaku Mutilasi Guru Tari Mewek Saat Dirilis

Gupuh menambahkan, kedua pelaku bergantian memotong kepala korban agar tubuhnya muat dimasukkan ke dalam tas koper. "Pelaku memotong kepala korban dengan parang yang digunakan untuk membunuh," ujarnya.

Setelah berhasil memasukkan tubuh korban, pelaku kemudian memasukkan kepala korban ke tas kresek yang langsung dikubur oleh pelaku. "Untuk menghilangkan barang bukti, mereka membuang tas koper berisi tubuh korban ke Blitar," kata Gupuh.

Koper yang digunakan untuk membuang tubuh korban ke Blitar ternyata milik orang tua Aris Sugianto. Ia berbohong kepada ibunya dengan alasan kalau koper tersebut dibeli orang dengan harga Rp 600 ribu.

BACA JUGA: Polda Jatim Beber Motif Pembunuhan Guru Tari di Blitar

Usai meyakinkan orang tuanya, Aris langsung membawa koper tersebut yang rencananya akan digunakan untuk membuang tubuh korban agar tidak terbongkar aksinya.

Sebelumnya, Warga Blitar digegerkan dengan temuan mayat di dalam koper di tepi sungai lahar, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, Rabu, 3 April 2019.

Mayat dalam koper tersebut ternyata tanpa kepala. Setelah pencarian, kepala korban baru ditemukan di Kediri, Jumat 12 April 2019. Kedua pelaku juga berhasil ditangkap oleh polisi.

Baca Juga

loading...