Galang Poros Maritim, Ratu Kalinyamat Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dyah Ayu Pitaloka

Senin, 8 April 2019 - 11:26

JATIMNET.COM, Surabaya –  Sejumlah upaya akademik sedang dilakukan, untuk mengusulkan Ratu Kalinyamat, sebagai pahlawan nasional.

Panglima perang asal Jepara, yang juga putri Raja Demak Trenggana itu, dianggap berjasa besar dalam perjuangan melawan penjajahan Portugis, dengan membangun angkatan laut yang besar dan kuat.

"Naskah akademik tersebut disusun dengan melibatkan penulis dan peneliti dari Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Universitas Indonesia," kata politikus Partai Nasional Demokrat Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis, Senin 8 April 2019.

Lestari Moerdijat, caleg DPR RI dari Dapil 2 Jawa Tengah menilai, Ratu Kalinyamat memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, ketika melawan Portugis.

BACA JUGA: Pipa Gas PT Pertagas Gresik-Semarang Selesai Awal Tahun Depan

Menurutnya, naskah akademik menjadi dasar untuk melengkapi administrasi, yang terdiri dari daftar riwayat hidup, uraian perjuangan, rekomendasi dari bupati/gubernur, dan biografi Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional.

Naskah akademik tersebut, juga dilengkapi oleh pakar pertahanan dari Universitas Pertahanan, dan Peneliti Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia menyatakan, masyarakat Jepara dari berbagai kalangan juga memberikan banyak data tambahan, dalam melengkapi naskah akademik agar lebih berbobot secara ilmiah dan faktual.

Naskah akademik tersebut, menurut dia, akan dibahas secara terbuka pada publik lokal di Jepara, serta publik dan pakar nasional di Jakarta, dalam waktu dekat.

BACA JUGA: TTL Gelar Kompetisi Inovasi Kemaritiman antar Mahasiswa

Dalam seminar "Menghidupkan Kembali Gagasan Menjadikan Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional" di Semarang, pada 26 Maret 2019, pengamat pertahanan militer Connie Rahakundini Bakrie menilai, Ratu Kalinyamat layak mendapat gelar pahlawan nasional dari pemerintah mengingat jasa-jasanya dalam mengusir penjajah Portugis pada abad XV.

"Ratu Kalinyamat merupakan panglima perang asal Jepara yang berani melawan penjajah Indonesia dari Portugis," katanya.

Ia menjelaskan, Ratu Kalinyamat adalah salah satu putri dari Raja Demak Trenggana, yang terlahir dengan nama Retna Kencana.

Ia berhasil membangun kekuatan angkatan laut yang besar dan kuat, sekaligus membangun pakta pertahanan dengan Cirebon, Banteng, Palembang, Aceh, Malaka, serta Tidore.

BACA JUGA: Menteri Susi Beberkan Jalur Distribusi Bom Ikan di Jatim

Pemahaman dan visi Ratu Kalinyamat mengenai poros maritim, menurut Connie, membuat industri perkapalan di Jepara, baik kapal perang maupun kapal dagang, dapat tumbuh dan berkembang dengan pesat.

Menurut dia, apa yang dilakukan Ratu Kalinyamat sesungguhnya mencerminkan sosok yang sudah memiliki wawasan, bahwa Nusantara sejatinya adalah negeri maritim.

"Banyak hal yang dilakukan Ratu Kalinyamat itu sudah sangat advanced (maju), bagaimana beliau membangun kekuatan industri itu menjadi industri yang terkoneksi dan beliau membuktikan bahwa dirinya pahlawan laut," ujarnya.

Ratu Kalinyamat meninggal dunia sekitar tahun 1579, dan dimakamkan di dekat makam Pangeran Kalinyamat di Desa Mantingan. (ant)

Baca Juga

loading...