Jumat, 07 August 2026 02:00 UTC

Muhammad Sholeh inisiator No Viral No Justice. Foto: instagram.com/ cak_sholeh77
JATIMNET.COM, Surabaya - Kabar duka datang dari dunia advokat. Muhammad Sholeh, pengacara senior yang dikenal lewat gerakan “No Viral No Justice” ini meninggal dunia pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Kabar meninggalnya pengacara asal Sidoarjo ini telah tersebar luar di kalangan para penggiat hukum. Ucapan bela sungkawa mengalir di media sosial.
“Innalilahi wa inna ilaihi raji’un. Indonesia, khususnya dunia hukum dan perjuangan masyarakat kecil kehilangan salah seorang sosok yang sepanjang hidupnya dikenal lantang menyuarakan keadilan,”tulis DPP Gerbang Rakyat Indonesia melalui akun instagram resminya @dpp_gerrindo.
Bagi DPP Gerrindo, kepergian Cak Sholeh, sapaan akrab Muhammad Sholeh, menjadi titik berhenti bicaranya satu suara keberanian. “Tetapi, jejak perjuangannya tidak akan ikut terkubur,” lanjut akun instagram tersebut.
“Innalillahi. Selamat Jalan Cak Sholeh, Pengacara yang Dikenal Lewat No Viral No Justice Berpulang,” tulis akun instagram @kawankediri.
“Dunia advokat dan aktivis Indonesia, khususnya Jawa Timur berduka atas kepergiaan Muhammad Sholeh,” tulis akun tersebut.
Semasa hidup, Cak Sholeh yang juga eks aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini dikenal kritis terhadap penegakan hukum. Maka, ia menginisiasi gerakan No Viral No Justice yang mengampanyekan agar aparat penegak hukum bergerak lebih cepat dibandingkan sesuatu yang viral di media sosial.
Sesuai rencana, jenazah almarhum akan dimakamkan di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Prigen, Pasuruan. Sementara, rumah duka berada di Jalan Lebak Rejo Utara II Nomor 49-51, Surabaya.
