Sabtu, 19 September 2026 13:29 UTC

Andik Vermansyah (putih, dua dari kanan) saat berebut bola dengan pemain Persebaya dalam laga yang digelar di Gelora Bung Tomo, Sabtu, 19 September 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Garudayaksa FC memberikan kepercayaan besar kepada Andik Vermansyah saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu, 19 September 2026.
Andik tidak hanya masuk dalam susunan pemain inti, tetapi juga dipercaya mengenakan ban kapten. Kesempatan tersebut menjadi momen penting bagi mantan pemain Persebaya itu setelah sebelumnya minim menit bermain pada dua pertandingan awal musim ini.
"Ini juga kemarin salah satu main lawan Persebaya, pertama kali saya inti, terus pakai kapten lagi di hadapan suporter Bonek yang sangat luar biasa ini," kata pemain kelahiran Jember, Jawa Timur ini.
BACA: Gol Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Persebaya atas Garudayaksa
Kepercayaan tersebut menjadi kesempatan bagi Andik untuk menunjukkan kontribusinya bersama Garudayaksa FC. Ia menyadari masih perlu meningkatkan performa agar semakin mendapat kepercayaan dari tim pelatih.
Andik mengungkapkan, pelatih memberikan apresiasi atas penampilannya dalam pertandingan kontra Persebaya. Meski mendapat respons positif, ia bertekad memberikan kontribusi lebih besar pada laga-laga berikutnya.
"Ya, tadi bilang kepada saya, 'good job'. Tapi saya juga harus memberikan yang lebih lagi biar lebih percaya lagi kepada saya," ujar mantan pemain Timnas ini.
BACA: Andik Vermansyah Akui Sulit Tidur Jelang Lawan Persebaya, Tertekan Atmosfer GBT
Dalam pertandingan tersebut, Garudayaksa FC sempat tertinggal setelah Alex Martins membawa Persebaya unggul pada menit ke-85 melalui sundulan. Namun, Hamra Hehausa mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89 sehingga Garudayaksa berhasil membawa pulang satu poin setelah laga berakhir imbang 1-1.
Hasil tersebut menjadi penutup pertandingan yang penuh tekanan bagi Garudayaksa FC. Andik mengaku bersyukur timnya mampu mengamankan poin di markas Persebaya, meski ia menyadari masih harus terus meningkatkan penampilan.
Di balik kepercayaan sebagai starter dan kapten, Andik juga menghadapi tantangan emosional karena harus melawan mantan klubnya di hadapan Bonek. Ia bahkan mengaku sulit tidur menjelang pertandingan yang berlangsung di GBT tersebut.
