Logo

Prabowo Sebut Dua Tahun Pemerintahan Bukan Sekadar Omon-Omon, Soroti Pangan hingga Nelayan

Reporter:,Editor:

Sabtu, 19 September 2026 12:32 UTC

Prabowo Sebut Dua Tahun Pemerintahan Bukan Sekadar Omon-Omon, Soroti Pangan hingga Nelayan

Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: Satria

JATIMNET.COM, Ponorogo – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkap sejumlah capaian dan agenda pemerintah saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026. 

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan pemerintahan yang dipimpinnya akan segera memasuki dua tahun masa kerja. Ia menyebut berbagai program pemerintah selama hampir dua tahun terakhir merupakan hasil kerja bersama jajaran menteri, gubernur, serta unsur pemerintahan lainnya.

Prabowo mengaku percaya diri dengan kinerja pemerintahannya. Menurut dia, berbagai program yang telah dijalankan mulai menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat.

“Sekarang saya merasa percaya diri karena dua tahun ini pemerintah yang saya pimpin dibantu oleh orang-orang hebat. Kita telah buktikan kepada bangsa Indonesia, kita telah mencapai keberhasilan-keberhasilan yang nyata,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian menceritakan pengalamannya saat menerima sebuah buku yang merangkum capaian pemerintah selama hampir dua tahun terakhir. Ia mengaku baru mengetahui adanya buku tersebut setelah mendapatkannya dari tim pemerintah.

Ia bahkan mengaku terkejut setelah membaca rangkuman berbagai program yang telah dikerjakan pemerintah. Prabowo mengatakan pemerintah selama ini lebih banyak berfokus pada pekerjaan dan penyelesaian persoalan masyarakat.

“Saya sendiri tidak begitu mengerti berapa banyak yang telah kita berbuat untuk rakyat Indonesia. Karena fokus kita adalah kerja, kerja, kerja; kerja dengan cepat,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan pemerintah harus bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Ia mencontohkan kebutuhan pangan bagi masyarakat dan pupuk bagi petani yang tidak dapat menunggu terlalu lama.

“Rakyat yang lapar tidak bisa menunggu; petani yang butuh pupuk tidak bisa menunggu,” tegas Prabowo.

Selain sektor pangan dan pertanian, Prabowo menyoroti potensi kelautan Indonesia. Ia mengatakan pemerintah akan meningkatkan perhatian terhadap nelayan, salah satunya melalui pembangunan ribuan kapal nelayan mulai tahun depan.

Menurut Prabowo, pembangunan kapal tersebut bertujuan memperkuat nelayan dalam mengelola potensi laut Indonesia. Ia menyebut wilayah laut Indonesia yang luas menyimpan kekayaan yang perlu dikelola untuk kepentingan masyarakat.

“Mulai tahun depan, kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita,” ungkap Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo kembali menekankan pentingnya kemandirian pangan. Ia menyebut swasembada pangan sebagai salah satu hal yang telah lama diperjuangkannya.

Prabowo menilai sebuah negara tidak akan benar-benar mandiri jika masih bergantung kepada pihak lain untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya.

“Tidak ada negara yang berhasil, tidak ada negara yang merdeka kalau dia tidak bisa menghasilkan makan untuk bangsanya sendiri. Alhamdulillah, Indonesia sudah swasembada pangan,” ucap Prabowo.