Logo

PMI Lacak Keberadaan Warga Mojokerto Korban KM Virgo Transport 8

Reporter:,Editor:

Kamis, 17 September 2026 02:00 UTC

PMI Lacak Keberadaan Warga Mojokerto Korban KM Virgo Transport 8

Pihak keluarga menunjukkan foto M.Suud, warga Mojokerto salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa yang masih dalam proses pencarian petugas. Foto: Wanto.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Mojokerto masih melacak keberadaan warga kabupaten tersebut yang terdampak kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Selasa, 15 September 2026.

Pendataan dilakukan dengan mencocokkan identitas keluarga dengan data korban dan manifes penumpang kapal.

Upaya tersebut dilakukan melalui layanan Restoring Family Link (RFL), yakni layanan untuk membantu menemukan dan menghubungkan kembali anggota keluarga yang terpisah. Layanan ini dibuka atas instruksi PMI Jawa Timur dan PMI Pusat.

Petugas PMI Mojokerto melakukan asesmen terhadap keluarga di sejumlah wilayah. Data yang dihimpun kemudian dicocokkan dengan informasi korban yang ditemukan maupun daftar manifes kapal.

“Pendataan awal ini penting untuk kemudian dicocokkan dengan informasi apakah ada yang ditemukan di sana atau ada dalam daftar manifes kapal,” kata Didik, petugas PMI Mojokerto.

Dari pendataan tersebut, PMI masih menemukan keluarga warga Mojokerto yang belum mendapat kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya. Salah satunya M. Suud, warga Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet yang bekerja sebagai sopir truk.

Suud diketahui berangkat bersama kernetnya, Saiful Nurdin, warga Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Hingga proses pendataan dilakukan, PMI belum memperoleh informasi mengenai keberadaan Suud. Statusnya masih belum ditemukan.

Sementara keberadaan Saiful Nurdin telah mendapat kepastian. PMI Mojokerto berkoordinasi dengan jejaring PMI dan instansi terkait di Kalimantan untuk melacak keberadaannya.

Hasil koordinasi menyebut Saiful berada di Balikpapan dan dalam kondisi selamat. Ia diketahui berada di Hotel Karisma setelah sebelumnya ikut dalam perjalanan kapal tersebut.

“Yang di Trawas sudah kita koordinasikan dengan TNI di Kalimantan. Dia ada di Balikpapan, di Hotel Karisma dan sudah dipastikan hidup atau selamat,” jelas Didik.

PMI Mojokerto juga berkoordinasi dengan jejaring PMI dan instansi terkait di sejumlah daerah, termasuk Perak dan Kalimantan. Setiap informasi yang diperoleh akan diverifikasi sebelum disampaikan kepada keluarga.

“Ketika ada informasi dari sana, kita koordinasikan dengan keluarga. Kita juga memberikan fasilitas ketika keluarga harus ke Surabaya ataupun melakukan penjemputan ke Surabaya,” ujarnya.

Pendataan keluarga korban maupun penumpang Virgo Transport 8 masih berlangsung di sejumlah wilayah, antara lain Dlanggu, Mojanyar, Jetis, Pacet, dan Trawas.

PMI Mojokerto berharap layanan RFL dapat membantu memastikan keberadaan warga yang terdampak kecelakaan kapal tersebut.