Logo

Pembangunan Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Molor dari Target Awal

Pelaksana proyek berdalih karena pekerjaan tambahan
Reporter:,Editor:

Selasa, 04 August 2026 07:00 UTC

Pembangunan Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Molor dari Target Awal

Proyek pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura (Poltera) Sampang senilai Rp59 miliar belum rampung, Senin, 3 Agustus 2026. Foto: Zainal Abidin.

JATIMNET.COM, Sampang – Proyek pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura (Poltera) di Kabupaten Sampang mengalami keterlambatan penyelesaian.  

Hingga saat ini, proges pembangunan gedung senilai Rp59 miliar yang dikerjakan PT Waskita Beton Precast Tbk itu masih 85 persen. Padahal, proyek itu ditargetkan rampung pada 28 Juni 2026.

Humas Proyek PT Waskita Beton Precast Tbk, Mirzha mengatakan bahwa penyebab keterlambatan proyek itu karena adanya beberapa pekerjaan tambahan.

Oleh karena itu, target penyelesaian juga mengalami penyesuaian hingga beberapa waktu ke depan. Namun demikian, pihaknya tengah mempercepat proses pembangunan agar rampung tepat waktu.

“Memang ada penambahan waktu hingga 28 Agustus karena terdapat beberapa item pekerjaan tambahan,” ujar Mirzha kepada wartawan, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurutnya, pekerjaan tambahan tersebut meliputi pembangunan satu unit lift, pekerjaan utilitas, serta instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP). Penambahan ini membuat perlu dilakukan addendum waktu pelaksanaan.

Meski demikian, Mirzha menegaskan bahwa perubahan waktu tidak memengaruhi nilai kontrak proyek. “Meskipun ada addendum, nilai kontrak tetap tidak berubah,” katanya.

Pihak kontraktor optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai target baru, yakni pada 28 Agustus 2026. Dengan demikian, gedung tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan akademik di Poltera.

“Prinsipnya, kami tetap berupaya agar seluruh pekerjaan selesai tepat waktu,” tambahnya.

Pembangunan gedung ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025–2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp59.073.198.648,65.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Waskita Beton Precast Tbk dengan pengawasan oleh PT Manggala Karya Bangun Sarana KSO PT Elemen Tiga Tiga sebagai konsultan manajemen konstruksi. Masa pemeliharaan proyek ditetapkan selama 180 hari kalender.