Cedera Kaki, Wali Kota Surabaya Pilih Pakai Sepatu Bot

Khoirotul Lathifiyah

Selasa, 7 Mei 2019 - 12:55

JATIMNET.COM, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan kedua kakinya masih nyeri jika berdiri atau berjalan terlalu lama. Ia memilih menggunakan sepatu bot, serta pengobatan tradisional, dan meninggalkan opsi operasi.

Hal ini diungkapkan kepada tamu istimewa dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhumkam) Republik Indonesia.

"Bagaimana bu keadaan kakinya," kata Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur Kemenhumkam RI Susy Susilawati saat memasuki ruang kerja walikota untuk Penyerahan Penghargaan Pemerintah Kota Sadar Kekayaan Intelektual dari Kanwil Kemenhumkam kepada Walikota Surabaya di ruang kerja wali kota, Selasa 7 Mei 2019.

Risma menjelaskan, jika dokter memintanya untuk melakukan operasi pada kedua kakinya.

BACA JUGA: Lokasi Bazar Ramadan di Masjid Al Akbar Digeser

"Saya di suruh operasi terus bedrest tiga bulan, tapi ga boleh jalan dulu," kata Risma.

Risma melanjutkan jika opsi itu tidak bisa diambil, lantaran ia harus tetap bekerja menjalankan tugas sebagai Wali Kota Surabaya.

Ia menuturkan, kedua kakinya mulai parah pada bulan Desember 2018 lalu. Sehingga harus menggunakan alat bantu seperti kursi roda, ketika melakukan kontrol di lapangan.

"Jadi hari kedua kejadian di Gubeng (jalan longsor), lalu hari ketiganya saya tidak bisa jalan," kata dia.

BACA JUGA: Meski Cedera Kaki, Risma Rutin Sidak

Ia pun mengaku memilih menggunakan terapi tradisional untuk pemulihan kakinya, serta menggunakan sepatu bot.

Dalam pertemuan tersebut, Risma menunjukkan sepatu bot yang dipakai untuk membantunya berdiri dan berjalan.

"Untuk latihan tegak harus pakai bot, kalau napak kan sakit kena krikil jadi sepatunya bawahe (sol) harus tebel," kata dia.

Sepatu yang dimaksud adalah sepatu bot yang biasa digunakan untuk bekerja dan beraktivitas sejak mengalami cedera kaki. 

BACA JUGA: Risma Masih Cedera Kaki, tak Terlihat di Gubeng

Risma mengaku baru memiliki sepatu itu ketika kedua kakinya semakin sakit. Sehingga ia tidak bisa lagi menggunakan sepatu flat atau dengan sol tipis. 

Sepatu bot, lanjut Risma, akan menopang kakinya. Dengan begitu, ketika berjalan akan lebih nyaman dan tegakan kaki seimbang.

"Kan kalau sepatu bot itu tinggi dan tebel, nah, itu fungsinya untuk menopang kaki saya dan jalannya bisa tegak lancar," pungkasnya

Baca Juga

loading...