Berbentuk L, Proyek Underpass Wonokromo Ditarget Selesai Tahun Ini

Khoirotul Lathifiyah

Rabu, 8 Mei 2019 - 17:57

JATIMNET.COM, Surabaya - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menargetkan proyek underpass di sekitar Kebun Binatang Surabaya (KBS) selesai akhir tahun ini. Proyek tersebut nantinya berbentuk L yang dimulai dari Joyoboyo hingga pintu masuk KBS.

Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad mengungkapkan proyek ini untuk menjaga keselamatan lalu lintas yakni dengan tidak menyeberang di atas (perlintasan kendaraan).

Insya Allah tahun ini bisa selesai pengerjaannya,” kata Irvan saat diwawancarai melalui telepon, Rabu 8 Mei 2019.

Proyek ini akan menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

BACA JUGA: Proyek Underpass Bundaran Satelit, Dishub Siapkan Rekayasa Jalan

Parkir pengunjung KBS, kata Irvan, akan dipusatkan di sekitar TIJ yang dalam proses pembangunan saat ini. “Kalau pembangunan terminal dan parkiran ini sudah pasti tahun ini,” kata dia.

Irvan mengatakan pembangunan underpass ini tidak mengganggu lahan KAI, lantaran menggunakan lahan KBS agar prosesnya lebih cepat. Meski begitu, proyek itu tidak akan membuat jalur di bawah kandang.

“Jadi tidak benar kalau underpass ini ada di bawah kandang hewan KBS. Seminimal mungkin kami melakukan pembebasan lahan milik warga. Hanya saja memang ada kios milik warga yang harus dipindahkan,” kata Irvan.

BACA JUGA: Minggu Depan Pemkot Surabaya Resmikan Terowongan Mayjen Sungkono

Irvan juga menjelaskan pembangunan underpass ini bertujuan meminimalisir kemacetan di sekitar KBS. Ia berharap mudah-mudahan libur lebaran tahun ini tidak membuat macet sekitar KBS. “Kami akan upayakan underpass ini selesai akhir tahun,” tuturnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan sidak pembangunan underpass yang menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo dan KBS, Rabu 1 Mei 2019 lalu. Menurutnya, underpass ini nantinya untuk para pejalan kaki dari TIJ ke kawasan KBS.

“Pintu masuk (KBS) tetap. Parkir di sini (KBS) dikurangi, karena bus itu nanti semuanya parkir di Joyoboyo (Park and Ride di dalam TIJ). Jadi underpass memang khusus untuk pengunjung, tidak ada kendaraan. Dia (supir angkot, Red) yang mau pindah angkot atau apa, bisa turun menyeberangnya pakai ini (underpass, Red),” jelasnya.

BACA JUGA: Pemkot Malang Wacanakan Bangun Underpass

Nantinya, kata Risma, para pengunjung KBS tidak perlu lagi kebingungan mencari parkir yang biasanya menyebabkan macet. “Mereka cukup parkir di TIJ dan langsung bisa masuk ke KBS melalui underpass,” ujarnya.

Risma menuturkan, underpass ini juga untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat mengingat Joyoboyo sendiri selama ini dikenal dengan pusat transportasi masal antar moda.

Dan kawasan tersebut, kata Risma, juga dikenal dengan lalu lintasnya yang semrawut, sehingga dibutuhkan infrastruktur penunjang untuk mengurai kesemrawutan arus lalu lintas.

“Jalur yang ada di dekat KBS selama ini selalu padat dan rawan kecelakaan. Lalu lintas yang padat serta keselamatan para pejalan kaki menjadi titik tekannya,” kata Risma.

Baca Juga

loading...