Pemkot Malang Wacanakan Bangun Underpass

Rochman Arief

Selasa, 22 Januari 2019 - 12:35

JATIMNET.COM, Malang – Wali Kota Malang Sutiaji berencana membangun jalan baru untuk mengatasi kemacetan yang disebabkan bertambahnya volume kendaraan dan tidak sebandingnya kondisi jalan.

“Kami berencana membuka jalur atau jalan baru. Saat ini, proses tengah dilakukan inventarisasi untuk mengetahui titik mana saja yang bisa terkoneksi dengan jalan eksisting. Tidak menutup kemungkinan jalan baru nantinya di tengah kota,” kata Sutiaji, Selasa 22 Januari 2019.

Sutiaji menjelaskan rencana untuk membuat jalan baru itu akan terus dimatangkan sesuai dengan Perda Tata Ruang dan RTRW. Karena sudah sangat lama Kota Malang tidak membangun jalan baru, sementara jumlah kendaraan terus bertambah.

BACA JUGA: Warga Kota Malang Keluhkan PKL, Pasar Hingga Kemacetan Parah

Pemkot juga memiliki wacana membangun underpass di tengah kota. Tujuannya untuk memecah kemacetan di beberapa titik yang kerap dipadati kendaraan.

Selain itu, sesuai kesepakatan yang dibuat dengan pemerintah daerah Malang raya, juga akan dibangun lingkar timur dan lingkar selatan untuk mengurai kemacetan.

“Jalan baru ini masih dikaji. Yang pasti dalam waktu dekat ini, tapi tidak tahun ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sutiaji menerangkan tahun ini pemerintah akan membebaskan sejumlah lahan di kawasan persimpangan untuk memperlebar area persimpangan agar lebih lega. Karena selama ini kawasan persimpangan yang ada masih terlalu sempit dan berdampak pada kemacetan.

BACA JUGA: KEK Singosari Diharapkan Dongkrak Perekonomian Malang Raya

Oleh karena itu, Sutiaji minta agar masyarakat turut memberikan usulan kepada pemerintah mengenai titik mana saja yang bisa dibangun dan terkoneksi dengan berbagai kawasan pusat Kota Malang.

“Karena ada jalan baru, saya harap masyarakat dan anggota DPRD Kota Malang turut mengusulkan titik mana saja yang bisa dibangun agar bisa dikaji secepatnya dan segera terealisasi,” kata politikus dari Partai Demokrat itu.

Dalam beberapa tahun terakhir ini Kota Malang semakin macet dan banyak dikeluhkan pengguna jalan. Kemacetan yang kian parah di antaranya disebabkan pertumbuhan volume kendaraan tidak sebanding dengan infrastruktur yang ada.

BACA JUGA: Pemkot Malang Siapkan Antisipasi Operasional Jalan Tol

Pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat, salah satunya disebabkan semakin banyaknya jumlah mahasiswa di Kota Malang yang tersebar di sejumlah perguruan tinggi. Jumlah mahasiswa di Kota Malang sekitar 300 ribu jiwa dan setiap tahun rata-rata bertambah sekitar 50 ribu jiwa.

Sebelumnya, Kota Malang mewacanakan berbagai moda transportasi dan rekayasa lalu lintas, termasuk membangun underpass , jembatan layang, jalan lingkar timur maupun barat.

Namun, untuk moda transportasi yang pernah digagas, sampai saat ini belum terwjud, seperti monorel dan bus mini. (ant)

Baca Juga

loading...