Logo

Kebakaran Tongkang Batu Bara di Pelabuhan Semen Indonesia Tuban, Ratusan KK Terdampak Asap

Reporter:,Editor:

Sabtu, 07 February 2026 11:30 UTC

Kebakaran Tongkang Batu Bara di Pelabuhan Semen Indonesia Tuban, Ratusan KK Terdampak Asap

Kebakaran kapal tongkang batu bara di pelsus PT SIG pada Jumat, 6 Februari 2026 kemarin. Foto: Dok warga

JATIMNET.COM, Tuban – Kebakaran melanda kapal tongkang bermuatan batu bara di Pelabuhan Khusus (Pelsus) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang berada di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Insiden tersebut berdampak langsung pada lingkungan sekitar, dengan ratusan kepala keluarga dilaporkan terpapar asap dan debu pekat.

Peristiwa kebakaran itu terekam dalam sejumlah video amatir warga dan pengunjung yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi dari area pelabuhan, menyelimuti kawasan pesisir dan permukiman warga di sekitarnya.

Material batu bara yang terbakar diduga merupakan bahan bakar yang digunakan untuk menunjang proses produksi semen. Asap dan debu hasil pembakaran terbawa angin hingga ke area permukiman, menyebabkan gangguan pernapasan ringan dan ketidaknyamanan bagi warga.

Kepala Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Z. Arief Rahman Hakim, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut kebakaran terjadi pada Jumat sore, 6 Februari 2026.

BACA: SBI Bangun Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi di Pabrik Tuban

“Iya Mas, kejadian kemarin sore. Kami sudah berkoordinasi dengan Manajer Tersus Semen Indonesia Group (SIG) serta CSR SIG,” ujar Arief Rahman Hakim saat dikonfirmasi, Sabtu, 7 Februari 2026.

Menurut Arief, dampak kebakaran dirasakan cukup luas. Sedikitnya hampir 700 kepala keluarga, termasuk pengunjung wisata Pantai Semilir yang berada tidak jauh dari lokasi pelabuhan, terdampak paparan asap dan debu batu bara.

Selain mengganggu aktivitas warga, kepulan asap juga sempat menurunkan jarak pandang di sekitar area pelabuhan. Warga mengaku terpaksa menutup rumah dan membatasi aktivitas luar ruangan demi menghindari dampak kesehatan yang lebih serius.

 

Insiden kebakaran tongkang batu bara ini kembali menyoroti aktivitas bongkar muat di pelabuhan khusus industri yang berada dekat dengan permukiman warga. Sejumlah warga berharap ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang dan membahayakan lingkungan sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Semen Indonesia Group (SIG) belum menyampaikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun langkah mitigasi dampak lingkungan yang dilakukan pascakejadian.