Takbir Akbar, Khofifah Harap Tak Ada Permusuhan Akibat Pilpres

Baehaqi Almutoif

Rabu, 5 Juni 2019 - 08:15

JATIMNET.COM, Surabaya – Idul Fitri merupakan momentum menjadi suci kembali dengan introspeksi diri dan saling memaafkan pada sesama. Di hari penuh berkah itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa punya harapan istimewa tersendiri.

"Harapan kita setiap silaturahmi, maka bangunan persaudaraan bisa kita kuatkan dan itu bagaimana membangun pilar persatuan," ujar Khofifah usai Takbir Akbar di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa 4 Juni 2019.

BACA JUGA: Tradisi Malamang Warga Tanah Datar Jelang Lebaran

Menurut dia, Idul Fitri adalah momentun merajut persatuan dan kesatuan bangsa pasca konstestasi pesta demokrasi 2019 yang ketat dan panas.

Mantan Menteri Sosial itu lantas mengimbau semua pihak, terutama yang berbeda pendapat di Pilpres 2019 untuk saling memaafkan. Sisa-sisa pertikaian yang sempat mencuat di pertengahan Ramadan tak perlu diteruskan. "Kita kembali dan berharap kembali seperti fitrah kita," katanya.

Ia mengatakan Ramadan adalah masa memperkuat hubungan dengan tuhan. Dan Syawal, saatnya memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. "Kita mengagungkan asma Allah dan 1 Syawal membangun penguatan silaturahmi," tuturnya.

BACA JUGA: Polisi: Teroris Percaya Melakukan Teror pada Ramadan Itu Syahid

Bersama Forkominda Jatim, Khofifah mengawali takbir akbar sebelum berkeliling mengecek kesiapan Lebaran. Ia memimpin langsung takbir yang dilangsungkan di pelataran Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Sebelum menabuh bedug takbir, gubernur kelahiran Surabaya itu berdoa agar rahmat Allah di akhir Ramadan turun ke Indoneisa. "Mudah-mudahan Allah turunkan rahmat besar di Indonesia, di bumi Jatim," katanya.

Baca Juga

loading...