Polisi: Teroris Percaya Melakukan Teror pada Ramadan Itu Syahid

Anang Zakaria

Reporter

Anang Zakaria

Selasa, 4 Juni 2019 - 18:17

JATIMNET.COM, Jakarta - Pelaku teror yang telah berbaiat pada ISIS percaya melakukan aksi teror di Bulan Ramadan mendapat pahala besar. Kalau pun terbunuh saat beraksi, menurut mereka, itu artinya kematian mulia.

"Ada kepercayaan di kelompok tersebut bahwa bila melakukan 'amaliyah' (aksi teror) di bulan Ramadhan, kalau mereka bomber, mereka meninggal dalam keadaan syahid," kata Kepala Biro Penerangan Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Selasa 4 Juni 2019.

BACA JUGA: Bom Kartasura, Emil: Tenang, Kita Pernah Hadapi yang Besar

Mereka pun menyasar markas polisi sebagai sasaran aksi teror karena dendam. Selama ini, polisi khususnya Densus 88 Antiteror, terus menangkap para anggota kelompok teroris. "Karena selama ini aparat menegakkan hukum kepada kelompok teroris. Densus tak henti-hentinya melakukan penangkapan, juga melakukan pencegahan," katanya.

Pada Senin, 3 Juni 2019 malam, atau "H-2 Lebaran", serangan bom bunuh diri menimpa Pos Pantau Lalu Lintas Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Pelaku berinisial RA, seorang lelaki berusia 22 tahun. Ia diketahui terpapar paham radikal ISIS. Belum ada dugaan RA terlibat kelompok teroris tertentu.

BACA JUGA: Polri Tegaskan Terduga Pengeboman Pos Pantau Kartasura Terpapar ISIS

Beberapa tahun lalu, kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi ke ISIS, melancarkan aksinya di markas-markas polisi, beberapa saat sebelum Lebaran.

Pada tahun 2016, terjadi peristiwa bom bunuh diri sehari sebelum perayaan Idul Fitri. Tepatnya pada Selasa 5 Juli 2016, pelaku bernama Nur Rohman aksi bom bunuh diri di Mapolres Kota Surakarta.

Kemudian pada 2017, tepatnya Minggu 25 Juni 2017 dini hari, selang beberapa jam sebelum perayaan Idul Fitri tahun 2017, dua pelaku bernama Ardial Ramadhan dan Syawaluddin Pakpahan menyerang pos penjagaan di Mapolda Sumatera Utara. Seorang polisi gugur akibat lehernya digorok oleh pelaku. Ardial akhirnya meninggal di lokasi kejadian setelah ditembak polisi.(ant)

Baca Juga

loading...