STIE Perbanas Kirim 13 Mahasiswa ke Filipina

Khoirotul Lathifiyah

Selasa, 2 April 2019 - 21:45

JATIMNET.COM, Surabaya –Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya mengirim 13 mahasiswa ke Filipina. Mereka akan mengikuti program pertukaran pelajar yang berlangsung selama satu miggu dimulai 3-10 April 2019.

Para mahasiswa yang mengikuti program tersebut akan mengenalkan beragam budaya dan kesenian Nusantara, bertukar kemampuan, dan memaparkan sistem perpajakan yang diterapkan di Indonesia.

Salah satu mahasiswa jurusan Akuntansi Cornelia Oribel (19) mengaku sudah mempersiapkan materi tentang sistem perpajakan di Indonesia. Mahasiswa semester empat asal Probolinggo ini berharap bisa mempelajari dan mengetahui perbedaan sistem perpajakan yang digunakan di Indonesia dan Filipina.

BACA JUGA: Mahasiswa Widya Mandala Surabaya Ubah Jelantah Jadi Biodesel

“Sistem pajak di Indonesia sudah cukup baik, hanya saja sempat dijadikan pro kontrak terkait penerapan AEOI (Automatic Exchange of Information),” kata Cornelia usai deklarasi pemberangkatan Student Exchange di Auditorium STIE Perbanas Surabaya, Selasa 2 April 2019.

Dengan adanya pro kontra tersebut, Ia ingin mengetahui dan belajar sistem pajak yang diterapkan di Filipina. Ia berharap dengan mengetahui dan belajar sistem perpajakan selama pertukaran pelajar, dirinya bisa melakukan penelitian perpajakan lebih lanjut dan memberikan masukan kepada pemerintah.

Selain itu, peserta lainnya Bayu Harsyaf (20), sudah mempersiapkan tarian kontemporer yang memadukan beberapa tarian di Jawa dan Papua untuk ditampilkan di Filipina. “Dengan tarian ini saya ingin mengenalkan budaya kami dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

BACA JUGA: Mahasiswa UKWMS Membuat Inovasi Penggorengan Otomatis untuk UMKM

Mahasiswa asal Sidoarjo ini mengungkapkan, selain tarian juga akan memperkenalkan batik Indonesia yang digunakan sebagai fashion dan aksesoris berupa gantungan kunci batik. Motif yang dipilih pun bernuansa keindahan yang digunakan untuk fashion.

Ketua STIE Perbanas Yudi Sutarso menambahkan, program pertukaran mahasiswa ini dimaksudkan untuk mencetak mahasiswa yang unggul dan berkembang.

Program tersebut akan melatih mahasiswa berinteraksi dan mengenal budaya di negara Asia dan menerapkan secara langsung bahasa internasional.

“Jadi sesuai dengan visi kami yang menjadikan mahasiswa berwawasan global, menerapkan bahasa international secara langsung, dan mahasiswanya berkembang,” katanya.

BACA JUGA: Kafe Menjamur, Rezeki Mengucur

Program pertukaran mahasiswa ke Negara Filipina merupakan terobosan pertama untuk STIE Perbanas. Jika melihat dari bahasa dan budaya, Indonesia dan Filipina mempunyai perbedaan budaya maupun bahasa yang signifikan meskipun serumpun.

Ia mengaku STIE Perbanas akan memfasilitasi mahasiswa untuk belajar ke luar negeri, dan selama ini pihaknya sudah menyediakan beberapa program yang meliputi student exchange, live in selama satu bulan, kuliah tranfer kredit untuk satu semester, dan dual deegre yakni dua tahun di STIE Perbanas dan dua tahun di luar negeri.

Baca Juga

loading...