Sopir Bus Diduga Mengantuk Penyebab Rombongan Pelajar Kecelakaan

Rochman Arief

Minggu, 21 April 2019 - 11:44

JATIMNET.COM, Sukabumi – Kecelakaan bus yang memuat rombongan pelajar dan guru kembali terjadi di Jawa Barat. Diduga sopir bus mengantuk yang menyebabkan pelajar SMAN 3 Surade di Jalan Raya Sukamukti, Kecamatan Waluran, Sukabumi, meninggal dan kritis.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa ini. Kuat dugaan ini akibat sopir mengantuk, namun kami belum bisa memastikan," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Galih Bayu Raditya, Minggu 21 April 2019.

Kecelakaan bus pariwisata PO City Trans Utama bernopol B 7326 TGB mengangkut rombongan pelajar dan guru dari karya wisata di Bandung. Namun sejauh ini jumlah korban masih simpang siur. Sumber menyebutkan meninggal satu orang, beredar pula informasi dua pelajar tewas di lokasi.

BACA JUGA: Sugeng Rahayu Kembali Kecelakaan di Ngawi, 14 Luka-luka

Musibah ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB pada Minggu, 21 April. Bus tiba-tiba menabrak pohon besar yang berada di tepi jalan. Diduga saat kejadiaan kecepatan bus cukup tinggi sehingga menyebab terjadi benturan yang cukup keras.

Bahkan, sejumlah pelajar dan guru banyak yang terjepit jok bus yang terlepas dari tempatnya. Pelajar yang tewas diduga kuat kondisi lukanya cukup parah yang disebabkan  terjepit jok dan badan bus yang ringsek.

Evakuasi yang memakan waktu lama karena lokasinya jauh dari pusat keramaian. Begitu juga dengan kejadiannya pada saat belum banyak warga beraktivitas. Seluruh korban baik yang meninggal, kritis dan luka-luka sudah dibawa ke RSUD Jampangkulon.

BACA JUGA: Bus Sugeng Rahayu Terjun ke Sungai, Dua Penumpang Tewas

“Kami masih melakukan penyelidikan, untuk jumlah korban belum pasti, tapi anggota kami di lapangan menyebutkan yang sudah jelas itu ada satu pelajar (meninggal dunia),” tambahnya.

Galih mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi baik dari warga maupun korban selamat pada kejadian ini. (ant)

Baca Juga

loading...