Sugeng Rahayu Kembali Kecelakaan di Ngawi, 14 Luka-luka

Nd. Nugroho

Selasa, 9 April 2019 - 19:45

JATIMNET.COM, Ngawi – Bus Sugeng Rahayu kembali mengalami kecelakaan lalu lintas di jalur nasional Ngawi (Jawa Timur)-Sragen (Jawa Tengah). Kali ini, bus bernomor polisi W 7191 UZ terguling setelah menabrak pohon di kawasan hutan Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Selasa 9 April 2019.

Akibat dari kejadian itu, sebanyak 14 penumpang termasuk tiga kru bus mengalami luka-luka. Mayoritas di antaranya pada bagian kepala, patah tulang pada kaki dan tangan. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Walikukun dan Puskesmas Kauman, Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis.

Kanit Laka Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo, mengatakan bahwa kecelakaan tunggal itu terjadi selasa pagi. Ketika itu, bus yang dikemudikan Alex Purwanto (35), warga Desa Ngasinan, Kecamatan Padangan, Bojonegoro melaju dari arah Sragen (barat) menuju Ngawi (timur).

BACA JUGA: Bus Sugeng Rahayu Terjun ke Sungai, Dua Penumpang Tewas

Tiba di jalan menikung, sopir memaksa mendahului kendaraan lain yang berjalan searah. Pada saat bersamaan, sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya melaju dari arah berlawanan (Ngawi).

Karena jarak terlalu dekat, kemudi bus jurusan Yogyakarta-Surabaya oleng dan terbanting ke kiri kemudian ke kanan. Hingga akhirnya terperosok, menabrak pohon dan terguling di kawasan hutan pingir jalan.

“Sopir bus tidak menguasai kendaraan karena diduga panik,” kata Cipto sembari menyatakan kecepatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang dikemudian Alex itu sekitar 100 kilometer per jam.

BACA JUGA: Polda Jatim Bantu Ungkap Kronologi Laka Minibus di Probolinggo

Bagian depan bus rusak parah. Nilai kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta. Sementara sebanyak 14 dari 60 penumpang bus mengalami luka-luka dan dirawat di dua puskesmas berbada.

Berdasarkan catatan Jatimnet.com, kecelakaan yang melibatkan bus Sugeng Rahayu dua kali terjadi di jalur nasional Ngawi-Sragen selama sepakan terakhir. Sebelumnya, armada angkutan massal dari perusahaan otobus itu terjun bebas ke jurang. Dua penumpang tewas dan 14 orang termasuk kru bus luka-luka.

Baca Juga

loading...