Risma Sediakan Sekolah Gratis Bagi yang Tak Mampu 

Khoirotul Lathifiyah

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:02

JATIMNET.COM, Surabaya - Wali Kota Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menyediakan sekolah gratis bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya yang benar-benar tidak mampu untuk melanjutkan sekolah.

"Saya ingin warga Surabaya tidak putus sekolah," kata Risma saat diwawancarai usai acara Peresmian Konter Pelayanan Hak Perizinan Kekayaan Intelektual di Siola, Kamis 17 Januari 2019.

Program sekolah SMA ini akan dibuat berbasis SMK dengan konsep belajar lebih banyak pada praktikum seperti yang diajarkan di sekolah kejuruan. Pemkot akan memenuhi fasilitas ekstrakulikuler di beberapa bidang seperti pembangungan, otomotif, olahraga dan lain-lain.

Risma mengungkapkan, sekolah SMA berbasis SMK ini akan didirikan di daerah Dukuh Pakis. Diharapkan dengan pemenuhan fasilitas penunjang tersebut dapat menciptakan lulusan yang sudah berkompeten untuk masuk dalam dunia kerja. "Jadi akan ada sertifikasi sebelum siswa lulus," tambahnya.

BACA JUGA: Fikri, Anak Jalanan Yang Diasuh Risma Bisa Bersekolah Lagi

Upaya ini untuk meningkatkan kualitas keahlian generasi muda di Surabaya. Pemkot akan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha MilikDaerah (BUMD) dan masih banyak lagi. Agar lebih maksimal dalam menunjang program ini, pemkot menyediakan angkutan umum secara gratis.

Anggota Komisi D Reni Astuti saat dikonfirmasi melalui telepon menyampaikan agar pemkot benar-benar mendata warga Surabaya yang memang tidak bisa melanjutkan sekolah. Maupun menampung anak-anak yang rentan putus sekolah dan rentan memiliki permasalahan-permasalah khusus.

"Misalnya seperti yang terjerat tindak kriminal, dugaan narkoba maupun anak yang memang butuh pendampingan dan perhatian khusus," tambahnya.

Menurutnya, program tersebut sangat penting untuk kalangan tertentu yang benar-benar tidak mampu dan terancam putus sekolah. Karena mereka memang membutuhkan perlindungan secara penuh.

BACA JUGA: Curhat Bocah Pengamen Kepada Risma

Oleh karena itu, jika program dijalankan, pemkot harus  menyediakan SPP gratis, fasilitas untuk alat mengajar, praktikum secara maksimal, transportasi untuk sekolah dan hal lainnya yang harus dipenuhi.

Namun perlu diperhatikan oleh pemkot terkait programnya, bahwa sekolah SMA merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sehingga pemkot harus melakukan perizinan terkait rencana tersebut, dan harus bekerjasama dalam bentuk yayasan sekolah swasta.

"Dulu pernah dibahas rencananya melalui Dharma Wanita yang punya sekolah TK, SMP, SMK. Nah, jika jadi dengan yayasan tersebut, pemkot harus izin terlebih dulu," tegasnya

Baca Juga

loading...