Kemampuan menggunakan kedua tangan dengan sama baiknya.

Riset, Leonardo da Vinci Memiliki Kemampuan Ambidextrous

Nani Mashita

Selasa, 9 April 2019 - 18:22

JATIMNET.COM, Surabaya - Siapa yang tidak kenal Leonardo da Vinci yang dikenal dengan karya-karya besarnya seperti Mona Lisa. Di balik ketenarannya itu, banyak orang yang penasaran soal sosok dan kepribadian da Vinci yang mampu menciptakan karya-karya maestro bernilai jutaan dolar.

Studi mendalam tentang seniman era Renaisans itu diungkap ke publik oleh Galeri Uffizi Italia yang menunjukkan jika seniman Italia itu ambidextrous, dilansir dari Reuters.com, Selasa 9 April 2019.

Ambidextrous adalah kemampuan seseorang menggunakan kedua tangannya sama baiknya, sebuah keahlian yang jarang dimiliki.  

Lukisan pertama milik Leonardo da Vinci diketahui tertanggal 5 Agustus 1473, yang artinya dia berusia 21 tahun. Lukisan itu adalah sebuah lanskap lembah sungai Arno dan Kastil Montelupo, persis di luar Florence.

BACA JUGA: DLH Jatim Koreksi Hasil Penelitian Ecoton

Lukisan ini dikenal dengan nama 'Lansekap 8P' dari nomor inventarisnya, karya ini memiliki kata-kata di bagian depan dari kanan ke kiri dan memiliki tanggal, seperti yang sering digunakan Leonardo. Di bagian belakang, naskah singkat beralih dari kiri ke kanan, dan menyinggung kontrak informal.

Sebuah studi dari dua teks mengkonfirmasi bahwa keduanya ditulis oleh Leonardo dan menunjukkan bahwa ia mampu menulis dengan sempurna, menggunakan tangan kiri dan kanannya.

"Leonardo dilahirkan dengan tangan kiri, tetapi diajari menulis dengan tangan kanannya sejak usia sangat muda," kata sejarawan seni Cecilia Frosinini.

"Dengan melihat tulisannya, termasuk dari gambar ini, orang dapat melihat tulisan tangan kanannya dilatih dan dilakukan dengan baik," katanya.

BACA JUGA: Riset: 98 Persen Warga Jatim Terlibat Politik Uang

Selain itu, studi juga melakukan analisis ilmiah dan teknologi juga mengungkapkan, sketsa lanskap tersembunyi yang sebelumnya tidak diketahu di belakang  karya aslinya.

"Ini adalah revolusi nyata di bidang studi Leonardo," kata direktur Uffizi, Eike Schmidt.

Dengan menggunakan cahaya inframerah, para ahli seni menemukan dua lapisan gambar yang berbeda, baik di bagian belakang dan depan.  

Cahaya infra merah mengungkapkan, bahwa pemandangan yang menggambarkan sungai, yang dilintasi oleh jembatan dibuat menggunakan sejenis arang.  Setelah itu, garis tinta menutupi jejak arang asli.  

BACA JUGA: Riset, Perempuan Tingkatkan Kemungkinan Perjanjian Damai Hingga 15 Tahun

Teknik ini sebelumnya tidak diketahui, entah Leonardo telah menghapus jejak arang sehingga kertas kembali bersih, atau apakah arang telah memudar seiring waktu.

"Elemen-elemen yang muncul selama penelitian ini membuka perspektif baru tentang interpretasi Leonardo dalam Landscape 8P, dan tentang bagaimana seniman (membangun) lanskap, pada tekniknya dan bahkan pada kebiasaan dan kemampuannya dalam menulis," kata Schmidt.

Temuan ini diumumkan sebulan sebelum peringatan 500 tahun kematian Leonardo. Museum di seluruh Eropa menyelenggarakan pameran dan acara untuk merayakan kehidupan seniman besar ini. 

Baca Juga

loading...