Logo

Ribuan ASN Pensiun, Pemprov Jatim Prioritaskan Rekrutmen 2026 untuk Jabatan Teknis  

Reporter:,Editor:

Rabu, 01 July 2026 07:32 UTC

Ribuan ASN Pensiun, Pemprov Jatim Prioritaskan Rekrutmen 2026 untuk Jabatan Teknis
 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Indah Wahyuni saat diwawancarai di Surabaya, Rabu, 1 Juli 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memprioritaskan usulan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026 untuk jabatan-jabatan teknis. Langkah tersebut dilakukan seiring banyaknya aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun pada tahun ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Indah Wahyuni, mengatakan sekitar 2.100 ASN di lingkungan Pemprov Jatim akan memasuki masa purna tugas sepanjang 2026. Namun, jumlah formasi yang diusulkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) disesuaikan dengan kebutuhan organisasi sehingga tidak sebanyak jumlah pegawai yang pensiun.

"Tahun ini jumlah pegawai yang purna tugas sekitar 2.100 orang, sedangkan formasi yang kami usulkan berada di bawah jumlah tersebut," kata Yuyun di Surabaya, Rabu, 1 Juli 2026.

Ia menjelaskan, usulan formasi CASN 2026 masih menunggu persetujuan Kementerian PANRB. Seluruh kebutuhan telah diajukan dan kini masih dalam proses evaluasi sehingga jadwal pembukaan seleksi belum ditetapkan.

BACA: 3 Tersangka Pungli Dinas ESDM Jatim Tetap Mendapatkan Gaji, Ini Alasan BKD 

Menurut Yuyun, kebutuhan terbesar saat ini berada pada jabatan-jabatan teknis di sejumlah organisasi perangkat daerah. Di antaranya tenaga khusus di Dinas Sosial untuk merawat lansia dan anak-anak, serta tenaga laboratorium di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga yang bertugas menguji kualitas konstruksi jalan.

Selain tenaga teknis, Pemprov Jatim juga tetap mengusulkan formasi guru. Jumlah kebutuhan akan ditentukan berdasarkan hasil pemetaan di masing-masing satuan pendidikan agar sesuai dengan kondisi di lapangan.

BKD Jatim berharap proses evaluasi formasi oleh Kementerian PANRB segera selesai sehingga seleksi CASN 2026 dapat segera dibuka untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknis sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik.