Selasa, 11 August 2026 09:25 UTC

Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas saat memberikan sambutan, Selasa, 11 Agustus 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Kementerian Hukum Republik Indonesia mulai menerapkan inovasi baru dalam penentuan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil). Kementerian memberikan kesempatan kepada pegawai untuk ikut menentukan calon pimpinan melalui mekanisme pemungutan suara atau voting.
Jawa Timur menjadi wilayah pertama yang menjalani uji coba mekanisme tersebut. Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas mengatakan, pelibatan pegawai dalam pemilihan Kakanwil merupakan bagian dari inovasi manajemen talenta di lingkungan kementerian.
Menurut Supratman, mekanisme tersebut bertujuan mendorong terpilihnya pimpinan yang mampu meningkatkan kinerja organisasi sekaligus memperkuat kualitas kepemimpinan di tingkat kantor wilayah.
"Kita melakukan pilot project, di mana seluruh pegawai diberikan kesempatan untuk memilih kepala kantor wilayahnya," kata Supratman saat mengunjungi Kanwil Kemenkum Jatim, Selasa, 11 Agustus 2026.
Meski melibatkan pegawai, Kementerian Hukum tetap menerapkan proses seleksi sebelum kandidat masuk tahap pemungutan suara. Komite Talenta terlebih dahulu menyaring dan mengusulkan tiga nama yang dinilai memenuhi persyaratan berdasarkan standar yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Setelah tiga kandidat lolos persyaratan, Menteri Hukum menyerahkan hak pilihnya kepada seluruh pegawai di wilayah tersebut. Pegawai kemudian menentukan satu kandidat yang dinilai paling layak memimpin kantor wilayah.
"Komite Talenta mengusulkan tiga nama yang sudah memenuhi syarat manajemen talenta sesuai standar KemenPAN-RB. Kemudian saya limpahkan hak pilih kepada seluruh pegawai," ujarnya.
Jawa Timur menjadi wilayah pertama yang menjalankan skema tersebut. Dalam pemilihan yang berlangsung melalui voting satu putaran, Saiful Sahri terpilih sebagai Kakanwil Kementerian Hukum Jawa Timur.
Saiful sebelumnya menjabat sebagai Kakanwil Kementerian Hukum Maluku. Supratman mengatakan proses pemilihan berlangsung dalam satu putaran.
"Untuk Jawa Timur sudah kita lakukan dan terpilih Saiful Sahri. Itu dilakukan melalui voting satu putaran," kata Supratman.
Kementerian Hukum selanjutnya akan mengevaluasi pelaksanaan uji coba di Jawa Timur. Supratman mengatakan evaluasi diperlukan untuk mengukur dampak pelibatan pegawai terhadap kinerja organisasi.
Kementerian juga berencana menerapkan mekanisme serupa di Sumatera Utara. Jika evaluasi menunjukkan bahwa sistem tersebut mampu meningkatkan kinerja, pemerintah akan mempertimbangkan perluasan penerapannya ke kantor wilayah lainnya.
"Ini akan kita coba juga di Sumatera Utara. Kalau memang ini bisa meningkatkan kinerja, tentu akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain," ujarnya.
Supratman menegaskan mekanisme tersebut bukan berarti seluruh pegawai dapat memilih kandidat secara bebas tanpa proses seleksi. Ketiga nama yang masuk dalam tahap voting telah melewati penyaringan melalui mekanisme manajemen talenta dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Melalui skema ini, Kementerian Hukum memadukan seleksi berdasarkan kompetensi dengan partisipasi pegawai dalam menentukan pimpinan kantor wilayah.
Kementerian juga memastikan aspek keamanan dalam pelaksanaan pemungutan suara elektronik atau e-voting. Sistem tersebut dikembangkan oleh Penasihat Kementerian Hukum yang juga berprofesi sebagai akademisi dan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Keamanan dan kerahasiaan e-voting kita jamin karena sistemnya dikembangkan oleh Penasihat Kementerian Hukum yang merupakan akademisi dan dosen ITB," kata Supratman.
Supratman berharap inovasi pemilihan Kakanwil tersebut dapat menghasilkan pimpinan yang memiliki legitimasi dari internal organisasi. Pada saat yang sama, pimpinan terpilih diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja kantor wilayah.
"Penerapan di Jawa Timur dan rencana uji coba di Sumatera Utara selanjutnya akan menjadi bagian dari evaluasi Kementerian Hukum sebelum menentukan penerapan mekanisme tersebut secara lebih luas," jelasnya.
