Logo

Eskavator Terguling di Jalan HR Muhammad Surabaya, Listrik Padam dan Lalu Lintas Tersendat  

Reporter:,Editor:

Jumat, 18 September 2026 10:48 UTC

Eskavator Terguling di Jalan HR Muhammad Surabaya, Listrik Padam dan Lalu Lintas Tersendat
 

Eskavator terguling diduga karena tanah ambles di Surabaya, Jumat, 18 September 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebuah alat berat jenis eskavator terguling saat digunakan untuk pekerjaan pemasangan tiang pancang di kawasan Jalan HR Muhammad, Surabaya, Jawa Timur, Jumat sore, 18 September 2026.

Alat berat tersebut berada di kawasan pinggir tol ketika diduga mengalami kecelakaan akibat tanah di sekitar lokasi pekerjaan ambles. Eskavator yang terguling kemudian mengenai tiang dan kabel listrik di sekitar area tersebut.

Benturan itu sempat menyebabkan aliran listrik di sekitar lokasi padam. Posisi alat berat dan tiang yang terdampak juga mengambil sebagian badan Jalan HR Muhammad sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Seorang satpam bank di sekitar lokasi yang enggan disebutkan namanya mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.10 WIB. Ia mengaku mendengar suara benturan keras sesaat sebelum listrik padam.

“Sekitar pukul 15.10 WIB terdengar suara bruak, lalu lampu sempat mati,” ujar satpam tersebut.

BACA: Keberangkatan Umrah Kembali Ditunda, Calon Jemaah Tuntut Refund 

Hingga kini, petugas belum memastikan penyebab tanah di lokasi pekerjaan mengalami amblesan. Kondisi tanah yang diduga tidak stabil menjadi salah satu faktor yang dikaitkan dengan tergulingnya alat berat tersebut.

Seorang pekerja di kawasan HR Muhammad, Anjar, mengetahui kejadian itu setelah melihat kabel listrik yang berada di atas jalan bergerak. Ia kemudian turun dari lantai tiga tempatnya bekerja untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi.

“Saya naik lantai tiga, tanya-tanya sekitar kantor, ternyata sudah menyala semua peralatan. Saya dapat informasi dari ibu teman saya, sempat melihat kabel yang ada di atas itu goyang-goyang,” kata Anjar.

Anjar kemudian mencari informasi kepada petugas keamanan di sekitar Vasa Hotel. Dari keterangan yang diperolehnya, terdapat alat berat yang jatuh di sekitar lokasi tersebut.

“Kemudian saya tanya kantor sebelah di Vasa Hotel, saya tanya sekuriti. Kata sekuriti itu, ada crane jatuh di sebelahnya,” ujarnya.

BACA: Kuasa Hukum Maidi: Jaksa dan Polisi Ikut Terima Aliran Dana Korupsi 

Menurut Anjar, warga dan pekerja di sekitar lokasi mulai mengetahui kejadian tersebut setelah waktu salat Asar, sekitar pukul 15.30 WIB. Ia kemudian melaporkan peristiwa itu kepada atasannya.

“Kira-kira sekitar setelah Asar, jam 15.30-an. Setelah itu saya cek ke sini untuk laporan ke atasan saya mengenai kejadian tersebut,” tuturnya.

Anjar juga mengatakan listrik di sekitar lokasi sempat padam secara tiba-tiba. Menurut dia, pemadaman di kawasan HR Muhammad biasanya disertai pemberitahuan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) jika terjadi gangguan atau pemeliharaan jaringan.

“Langsung mati. Biasanya kalau ada pemadaman, ada informasi dari PLN kalau sekitar HR Muhammad ini,” katanya.

Selain berdampak pada jaringan listrik, alat berat dan tiang yang terdampak juga sempat berada di sebagian badan jalan. Kondisi itu membuat pengguna jalan harus memperlambat kendaraan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

BACA: Kejati Jatim Tambah Satu Tersangka Kasus KUR BNI Jember, Total Jadi 5 Orang 

“Oh iya, tadi saya sempat lihat sampai ke arah sana, ke setengah badan jalan,” ujar Anjar.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya kemudian dikerahkan ke lokasi. Mereka membantu proses evakuasi alat berat yang terguling.

Sementara itu, kepolisian bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan selama proses penanganan berlangsung.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan evakuasi eskavator. Penyebab pasti tanah ambles dan tergulingnya alat berat, kondisi tiang serta kabel listrik yang terdampak, dan nilai kerusakan akibat insiden tersebut masih dalam pemeriksaan petugas di lapangan.