Senin, 21 September 2026 09:35 UTC

Suasana keberangkatan penumpang KA Wijaya Kusuma di Stasiun Probolinggo, Senin, 21 September 2026. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengganti sementara rangkaian kereta ekonomi premium pada KA Wijayakusuma dengan kereta ekonomi New Generation. Penyesuaian ini berlangsung selama satu bulan untuk mendukung program perawatan sarana sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada penumpang.
Kebijakan tersebut berlaku untuk perjalanan relasi Cilacap–Ketapang mulai 20 September hingga 20 Oktober 2026. Adapun perjalanan Ketapang–Cilacap menggunakan rangkaian baru itu pada 21 September hingga 21 Oktober 2026.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan penggantian rangkaian bersifat sementara. KAI melakukan penyesuaian selama kereta ekonomi premium menjalani perawatan untuk menjaga keandalan operasional dan mutu layanan.
“Penggantian ini bersifat sementara selama kereta ekonomi premium menjalani program perawatan," ujarnya, Senin, 21 September 2026.
BACA: Batu Diletakkan di Atas Rel, Dua Perjalanan KA Terganggu
Sebagai pengganti, KAI Daop 9 Jember mengoperasikan kereta ekonomi New Generation yang menyediakan 72 tempat duduk. Kapasitas tersebut lebih banyak delapan kursi dibandingkan kereta ekonomi premium sebelumnya, yang memiliki 64 tempat duduk.
"Kami berharap pelanggan tetap mendapatkan perjalanan yang aman dan nyaman,” terang Cahyo.
Selama masa penyesuaian, KA Wijayakusuma tetap menggunakan empat kereta eksekutif, tiga kereta ekonomi, satu kereta makan, dan satu kereta bagasi. Perbedaannya terletak pada jenis kereta ekonomi yang kini menggunakan sarana New Generation.
Sebelumnya, rangkaian KA Wijayakusuma terdiri atas empat kereta eksekutif, tiga kereta ekonomi premium, satu kereta makan, dan satu kereta bagasi.
BACA: BBM di Jember Sempat Tersendat, Pertamina Siapkan 15 Mobil Tangki dari Surabaya
Cahyo mengatakan KAI tetap mengutamakan keselamatan, keandalan, dan kenyamanan penumpang dalam penyesuaian sarana tersebut. Menurut dia, aspek tersebut menjadi perhatian penting seiring tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta api di wilayah Daop 9 Jember.
Data KAI Daop 9 Jember mencatat, perusahaan melayani 18.690.721 penumpang sepanjang 2023 hingga 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 716.960 orang menggunakan KA Wijayakusuma.
Adapun selama Januari–Agustus 2026, KA Wijayakusuma telah mengangkut 188.054 penumpang untuk perjalanan dua arah.
BACA: Pemprov Jatim Dorong 281 Produsen AMDK Beralih ke Green Industry
“Bagi kami, setiap perjalanan pelanggan merupakan bagian penting dari pelayanan yang harus dijaga. Karena itu, perawatan sarana dan penyesuaian rangkaian dilakukan agar operasional tetap berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keandalan, dan kenyamanan pelanggan,” kata Cahyo.
KAI mengimbau penumpang KA Wijayakusuma memeriksa kembali informasi pada tiket sebelum berangkat, terutama nomor kereta dan posisi tempat duduk. Penumpang juga perlu mengikuti arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan jika terdapat penyesuaian layanan.
Setelah program perawatan kereta ekonomi premium rampung, KAI akan menyesuaikan kembali penggunaan sarana berdasarkan kondisi dan kesiapan operasional.
