Logo

GEGER! Kepergok Selingkuh, Istri di Lumajang Potong Kemaluan Suaminya

Reporter:,Editor:

Jumat, 14 August 2026 16:04 UTC

GEGER! Kepergok Selingkuh, Istri di Lumajang Potong Kemaluan Suaminya

Polisi mengamankan perempuan yang diduga melukai suaminya dengan celurit di Kecamatan Kunir, Lumajang di Jumat, 14 Agustus 2026. Foto: Budianto

JATIMNET.COM, Lumajang – Seorang perempuan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diduga melukai alat kelamin suaminya menggunakan celurit. Aksi tersebut diduga dipicu rasa cemburu setelah pelaku beberapa kali memergoki suaminya berselingkuh.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Sumbersari, RT 30 RW 06, Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jumat, 14 Agustus 2026 sekitar pukul 08.30 WIB.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan kejadian tersebut. Polisi menerima laporan melalui SPKT Polres Lumajang sekitar pukul 11.00 WIB dengan dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Menurut Suprapto, rasa cemburu menjadi salah satu pemicu tindakan tersebut. Pelaku diduga telah menaruh curiga terhadap suaminya selama sekitar dua pekan karena menduga korban memiliki perempuan lain.

Kondisi rumah tangga keduanya juga disebut semakin memanas. Korban disebut beberapa kali mengancam akan menceraikan pelaku.

"Pelaku secara diam-diam mengambil celurit dari bagian belakang rumah, dan masuk ke kamar saat korban sedang tidur. Pelaku kemudian memegang alat kelamin korban dan melukainya menggunakan celurit,” ungkap Ipda Suprapto.

Bibi korban, Muslim, mengatakan hubungan keduanya memang sempat diwarnai pertengkaran dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyebut korban yang bekerja di sebuah toko kerap pulang larut malam dan bahkan sempat tidak pulang selama dua hari sebelum kejadian.

Setelah melukai suaminya, pelaku disebut langsung panik dan meninggalkan rumah. Ia berusaha melarikan diri menuju kebun tebu di sekitar permukiman sambil membawa celurit.

"Usai melancarkan aksinya, istrinya panik dan berlari keluar rumah sembari menggenggam celurit yang bersimbah darah berusaha kabur ke arah kebun tebu di sekitar pemukiman," ujarnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mengejar pelaku. Warga berhasil mengamankan perempuan berinisial AA itu sebelum menyerahkannya kepada petugas Polsek Kunir.

Polisi selanjutnya membawa pelaku ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, warga membawa korban ke UGD Puskesmas Kunir untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena mengalami pendarahan dan luka cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSU Dr. Haryoto Lumajang.

Muslim mengatakan luka yang dialami korban cukup serius, tetapi alat kelaminnya tidak sampai terputus total. Korban juga telah sadar dan masih menjalani perawatan serta persiapan operasi.

"Enggak sampai hilang (terputus) alat vitalnya. Kondisi korban sekarang sudah sadar dan bisa duduk, tetapi masih harus menjalani perawatan dan operasi," pungkasnya.

Polisi saat ini menahan pelaku di Polres Lumajang. Unit PPA Satreskrim Polres Lumajang masih melakukan penyidikan untuk mendalami perkara dugaan KDRT tersebut.