Logo

Dampak Karhutla, Seluruh Jalur Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Reporter:,Editor:

Minggu, 09 August 2026 14:00 UTC

Dampak Karhutla, Seluruh Jalur Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Sejumlah wisatawan tidak dapat masuk ke kawasan wisata Gunung Bromo di pintu masuk Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo karena akses masuk ditutup total dampak dari karhutla, Minggu, 9 Agustus 2026. Foto: Zulafif.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menutup seluruh akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo.

Penutupan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TNBTS ini diterapkan sejak Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Hingga Minggu pagi, 9 Agustus 2026, petugas gabungan disiagakan di sejumlah pintu masuk. Keberadaan petugas di sana untuk menghalau wisatawan yang sudah terlanjur datang ke pintu masuk TNBTS, salah satunya via Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Febriansyah, salah seorang wisatawan asal Jember, Febriansyah, mengaku baru pertama kali berkunjung ke Gunung Bromo. Ia mengaku bingung setelah mengetahui akses wisata ditutup.

‎‎“Ini saya baru pertama kali ke sini, ternyata ditutup. Ini bingung mau gimana, mau balik atau tidak,” ujarnya.

‎‎Kekecewaan serupa disampaikan Danda, wisatawan lainnya. Setelah mengetahui kondisi kawasan Bromo, ia memilih mempertimbangkan untuk kembali atau mencari destinasi wisata alternatif.

‎‎“Karena ditutup, sepertinya kami mau balik saja atau berkunjung ke wisata yang lain,” katanya.

‎‎BBTNBTS menutup seluruh akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga keselamatan wisatawan maupun petugas di tengah karhutla yang terus meluas.

‎‎Selain Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo, pintu masuk lain ke Gunung Bromo yang ditutup adalah Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

‎Api Bergerak ke Arah Bukit B-29

‎Kondisi terkini karhutla di kawasan TNBTS dilaporkan semakin meluas pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026. Kobaran api telah memasuki kawasan Savana Bromo dan bergerak menuju Bukit B-29 di wilayah Kabupaten Lumajang.

‎‎Pergerakan api juga dilaporkan mendekati Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT). Kondisi ini menjadi perhatian karena jalur tersebut berada di sekitar sejumlah akses menuju kawasan wisata.

‎‎Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan kobaran api mulai membesar sekitar pukul 16.00 WIB pada Sabtu sore. Kondisi ini terus berlangsung hingga malam hari.

“Pergerakan api mengarah ke kawasan Bukit B-29. Namun, belum memasuki kawasan lembah Watangan atau Bukit Teletubbies,” jelasnya.

‎‎Hingga Minggu pagi, tim gabungan masih bersiaga di sejumlah titik untuk memantau arah pergerakan api. Upaya pencegahan juga dilakukan agar kebakaran tidak merembet ke jalur wisata dan kawasan lain di TNBTS.

‎‎Akses menuju Gunung Bromo akan tetap ditutup sampai kondisi kawasan dinyatakan aman. Keputusan mengenai pembukaan kembali seluruh jalur wisata akan dilakukan oleh pihak berwenang dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan.