Rabu, 23 September 2026 09:56 UTC

Petugas SAR Gabungan evakuasi korban meninggal ke 20 ke atas kapal, Rabu, 23 September 2026. Foto: SAR Surabaya
JATIMNET.COM, Surabaya – Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) bersama Potensi SAR kembali menemukan satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Rabu, 23 September 2026.
Tim gabungan menemukan korban saat menyisir area sekitar badan kapal yang tenggelam. Setelah mengevakuasi korban dari lokasi penyelaman, tim membawanya ke KN SAR Pacitan untuk proses pemindahan.
Petugas kemudian menerbangkan korban menggunakan Helikopter HR-3601 menuju Lanud Syamsudin Noor, Banjarmasin. Setibanya di pangkalan udara tersebut, petugas membawa korban ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi.
Kepala Basarnas M. Syafii mengatakan tim SAR terus mengoptimalkan upaya pencarian dan evakuasi dengan mengerahkan kemampuan seluruh unsur yang terlibat. Namun, kondisi bawah air masih menjadi tantangan bagi para penyelam dalam operasi tersebut.
"Setiap korban yang berhasil ditemukan merupakan amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada keluarga. Tim SAR akan terus berupaya melakukan pencarian hingga seluruh korban dapat ditemukan," ujar M. Syafii saat dikonfirmasi.
128 Orang Ditemukan, 115 Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Dicari
Penemuan satu korban pada hari ini, Rabu, 23 September 2026 menambah jumlah orang yang telah ditemukan dalam insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 menjadi 128 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang selamat, sedangkan 20 orang meninggal dunia.
Berdasarkan data manifes yang mencatat total 243 orang, masih terdapat 115 orang yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan pun melanjutkan operasi pencarian dengan melibatkan Basarnas, BSG, TNI, Polri, dan Potensi SAR lainnya.
Dalam operasi lanjutan, tim gabungan memusatkan pencarian di sekitar badan kapal yang tenggelam. Para penyelam juga terus menyisir bagian dalam kapal untuk mencari korban yang kemungkinan masih berada di lokasi tersebut.
Basarnas memastikan upaya pencarian dan evakuasi terus berlangsung hingga seluruh korban ditemukan.
