Rekapitulasi Pemilu 2019 Jatim Tinggal Tiga Kabupaten di Madura

Baehaqi Almutoif
Baehaqi Almutoif

Jumat, 10 Mei 2019 - 07:23

JATIMNET.COM, Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur akhirnya menunda rapat pleno akhir rekapitulasi penghitungan Pemilu 2019 yang sedianya selesai Kamis 9 Mei 2019 kemarin. KPU melanjutkan rapat pleno itu pada Jumat 10 Mei 2019.

Penundaan ini diputuskan setelah rapat pleno ini diwarnai keberatan, debat, dan aksi gebrak meja. “Kami realistis, sampai detik ini belum tuntas seluruhnya. Maka kami akan melanjutkan rekapitulasi ini besok (hari ini, Jumat 10 Mei)," ujar Ketua KPU Jawa Timur Choirul Anam, Jumat 10 Mei 2019 dini hari.

Awalnya, rapat pleno rekapitulasi suara berjalan lancar. Tiga daerah yakni KPU Kabupaten Malang, KPU Kota Malang, dan KPU Kota Surabaya berjalan normal. Begitu pun dua kabupaten yang dilakukan penyandingan data, Jember dan Banyuwangi juga tidak ada kendala.

Namun, memasuki empat kabupaten terakhir yakni wilayah Madura, mulai terjadi gejolak. Rekapitulasi penghitungan suara Pamekasan yang dimulai pukul 20.00 WIB diwarnai interupsi.

BACA JUGA: KPU Jatim Optimistis Penghitungan Suara Tuntas Sesuai Waktu

Beberapa saksi dari partai mengajukan keberatan, bahkan ada yang sampai menggebrak meja. Alotnya rekap Pamekasan ini menguras waktu cukup lama hingga hampir tiga jam. Itupun harus ditunda karena KPU dan Bawaslu Jatim sepakat ada penyandingan data.

Sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur Renvile Antonio merupakan salah satu pihak yang keberatan. Ia mempertanyakan selisih 4.876 suara di form DA1 tingkat kecamatan dengan DB1 di kabupaten/kota. Renvile menduga ada kesalahan penghitungan untuk pemilihan DPRD Provinsi di dua kecamatan yakni, Batu Marmar dan Kecamatan Waru.

“Kami menyebutnya kesalahan penghitungan, ya, bukan hilang," kata Renville saat ditemui usai KPU memutuskan menunda hasil rekapitulasi Pamekasan.

Tidak hanya Partai Demokrat, beberapa perwakilan partai politik lainnya juga menyampaikan pendapat.

BACA JUGA: Rekapitulasi Tingkat Provinsi Diawali dengan Doa

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur Sahat Simanjuntak mengingatkan KPU agar segera melaksanakan keputusan itu. Pihaknya meminta KPU konsisten dan segera melakukan keputusan penundaan, tidak perlu membuka kesempatan untuk berkomentar.

“Laksanakan saja keputusan itu, tidak perlu bertele-tele," kata Sahat lalu menggebrak meja.

Meski sempat menunda rekap Pamekasan, akhirnya KPU Jawa Timur melanjutkan rekap untuk Sumenep. Kabupaten Ujung Timur Madura ini hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam sebelum memutuskan bahwa hasilnya disahkan KPU Jatim.

Karena sudah menjelang pagi, sisa Bangkalan dan Sampang akan dibacakan Jumat 10 Mei 2019. Begitu pun dengan Pamekasan.

Baca Juga

loading...