Rekapitulasi Tingkat Provinsi Diawali dengan Doa

Baehaqi Almutoif

Minggu, 5 Mei 2019 - 20:38

JATIMNET.COM, Surabaya – Jumlah petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang meninggal di Jawa Timur terus bertambah. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur Choirul Anam menyebut, hingga Minggu 5 Mei 2019 jumlahnya menjadi 88 orang.

“Kami juga ikut berduka. Ada 88 petugas, baik PPK, hingga pengawas, gugur saat pelaksanaan tugas maupun pasca acara,” ujar Anam rapat rekapitulasi di Hotel Singgasana, Surabaya.

Rekapitulasi suara tingkat provinsi langsung di buka seluruh komisioner KPU, yang juga dihadiri Bawaslu Jawa Timur dan para saksi. Sebelum memulai penghitungan, Anam memimpin doa bersama untuk para petugas yang telah meninggal dunia.

BACA JUGA: KPU Jatim Mulai Rekapitulasi Hasil Pemilu 2019 Tingkat Provinsi

Para peserta rapat penghitungan suara tingkat provinsi pun lantas menundukkan kepala seraya berdoa. Kurang lebih delapan menit seluruh para peserta menyudahi doa untuk para petugas.

“Kami tahu, ada saksi partai yang mungkin meninggal. Semoga mereka yang meninggal diampuni dosa-dosanya, amalnya diterima, dan kelurganya diberikan ketabahan,” lanjut mantan komisioner KPU Surabaya itu.

Anam berharap rekapitulasi yang ditargetkan selesai lima hari dapat berjalan dengan lancar. Sebagai provinsi dengan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 30.912.945 orang dan 130.010 tempat pemungutan suara (TPS), tentu butuh kosentrasi.

BACA JUGA: Satu Lagi, Petugas Penyelenggara Pemilu di Surabaya Meninggal

“Ini capaian terbesar di Jatim. Bahwa secara umum pelaksanaan pemilu 2019 berjalan aman, lancar dan kondusif,” tuturnya.

Anam yakin target partisipasi kehadiran pemilih di Jatim melebihi target nasional 77,5 persen. “Target kami pemilih di Jatim di atas 80 persen. Ini capaian prestasi luar biasa dibanding pemilu-pemilu sebelumnya,” tegasnya.

Pada hari pertama rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara, baru dilakukan untuk tujuh kota. Masing-masing kota Blitar, Pasuruan, Kediri, Mojokerto, Madiun, Batu dan Probolinggo.

Baca Juga

loading...