Polisi Selidiki Aksi Pembakaran Mapolsek Tambelangan

M. Khaesar Januar Utomo

Kamis, 23 Mei 2019 - 15:32

JATIMNET.COM, Surabaya - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan Polres Sampang sedang menyelidiki dan mencari pelaku pembakaran Mapolsek Tambelangan ini. "Petugas masih menyelidiki siapa pelaku pembakaran tersebut," ucap Barung, Kamis 23 Mei 2019. .

Ia mengatakan polisi saat ini telah bergerak untuk mencari pelaku pembakaran Mapolsek Tambelangan. Menurutnya, pelaku pembakaran harus ditangkap dan dihukum sesuai aturan yang berlaku. "Tentu para pelakunya harus ditangkap karena Indonesia negara hukum dan bukan negara barbar," katanya.

BACA JUGA: Kantor Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa

Sebelum adanya pembakaran, Barung mengatakan, pada Rabu 22 Mei 2019 siang, massa sudah sempat mendatangi Mapolsek Tambelangan. Namun, polisi berhasil menghalau massa yang diduga akan ricuh.  

"Siang itu, sudah ada kejadiannya, tapi bisa dihalau. Jumlah massa yang datang ke TKP sekitar 200 orang." kata Barung menambahkan. 

PUING. Pagar besi halaman Mapolsek Tambeangan roboh pasca terjadi insiden kericuhan hingga pembakaran pada Rabu 23 Mei 2019 malam. Foto: IST

Barung heran mengapa sasaran pembakaran itu adalah kantor polisi. "Saya juga heran kenapa sasarannya polisi," ujarnya.

Pasca insiden pembakaran Mapolsek ini, Polda Jatim mengerahkan 300 personil dari Satuan Brimob dan Shabara ke Sampang, Kamis 23 Mei 2019. Pengerahan pasukan ini untuk memperketat penjagaan pasca pembakaran Mapolsek Tambelangan.

BACA JUGA: Tinjau Lokasi Pembakaran Mapolsek Tambelangan, Kapolda Terbang ke Sampang

Barung mengatakan ratusan pasukan ini disiagakan di Sampang, Madura guna mengantisipasi kerusuhan susulan. "Wakapolda Jatim (Brigjen Pol Toni Harmanto, red) memerintahkan pasukan dari dua kesatuan itu ke Sampang," jelasnya, Kamis 23 Mei 2019.

Jumlah pasukan sekitar 300 personil ini berasal dari Polres Sampang yang terdiri dari dua kompi Brimob dan satu kompi Sabhara. "Untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan susulan," jelasnya.

Baca Juga

loading...