Sabtu, 30 May 2026 13:17 UTC

Parkir di jalan di Surabaya dikenakan harga Rp 733 selama Hari Jadi Kota Surabaya, Sabtu, 30 Mei 2026. Foto: Humas Pemkot Surabaya
JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan promo spesial dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Masyarakat dapat menikmati tarif hanya Rp733 untuk sejumlah layanan transportasi umum dan parkir resmi dengan metode pembayaran digital QRIS pada 31 Mei 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk mendorong penggunaan transaksi non tunai sekaligus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik.
Pemkot Surabaya menjalankan program ini melalui kerja sama dengan Bank Indonesia, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, serta berbagai operator layanan publik. Melalui kolaborasi tersebut, warga bisa menikmati tarif khusus saat menggunakan layanan Suroboyo Bus dan Wirawiri Suroboyo. Selain itu, promo serupa juga berlaku di sejumlah lokasi parkir resmi yang tersebar di berbagai wilayah Kota Surabaya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan bahwa program tersebut bertujuan menghadirkan layanan transportasi dan parkir yang semakin modern, mudah diakses, serta terintegrasi dengan sistem pembayaran digital.
“Momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 kami manfaatkan untuk mengajak masyarakat semakin terbiasa menggunakan transaksi non tunai melalui QRIS. Selain lebih praktis dan cepat, sistem ini juga mendukung tata kelola layanan publik yang lebih modern dan transparan,” kata Trio, Sabtu, 30 Mei 2026.
BACA: Iduladha, DPD Golkar se-Jatim Sembelih Ratusan Ekor Sapi
Menurut Trio, peringatan HJKS tidak hanya menjadi ajang perayaan ulang tahun kota, tetapi juga momentum untuk memperkuat literasi dan pemanfaatan teknologi digital di kalangan masyarakat.
“Melalui program Bayar Cuma Rp733 untuk layanan Suroboyo Bus, Wirawiri Suroboyo, hingga puluhan titik parkir resmi, pemerintah ingin menghadirkan stimulus sekaligus edukasi tentang kemudahan transaksi digital menggunakan QRIS,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tarif spesial Rp733 hanya berlaku pada Minggu, 31 Mei 2026, dan dapat digunakan oleh masyarakat yang melakukan pembayaran melalui QRIS pada layanan yang telah ditentukan. Untuk sektor transportasi umum, promo tersedia bagi pengguna armada Suroboyo Bus dan Wirawiri Suroboyo.
Sementara itu, promo parkir berlaku di berbagai Tempat Khusus Parkir (TKP), kawasan parkir tepi jalan umum, hingga layanan valet resmi. Beberapa lokasi yang masuk dalam program tersebut antara lain Gedung Balai Pemuda, Convention Hall, Lapangan Hockey, Lapangan Thor, Mangrove Gunung Anyar, Hitech Mall, RSUD Eka Chandrarini, Siola, Taman Harmoni, Taman Prestasi, THP Kenjeran, dan Wisata Tugu Pahlawan.
Promo juga mencakup sejumlah kawasan park and ride seperti Adityawarman, Arif Rahman Hakim, Genteng Kali, Kertajaya, serta Mayjen Sungkono. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan tarif parkir Rp733 di Parkir Bus Wisata Religi Ampel, Pasar Karah, Pasar Nambangan, Wisata Taman Bulak, Gedung Wanita Kalibokor, Surabaya Expo Center (SUBEC) hingga Gelora Bung Tomo.
BACA: Jatim Sumbang 51 Persen Produksi Gula Nasional, Khofifah Optimistis Swasembada 2026
Juga termasuk sejumlah titik parkir tepi jalan umum di Jalan Sedap Malam, Jalan Jimerto, Jalan Taman Bungkul, Jalan Serayu, dan Jalan Progo. Layanan valet resmi di kawasan Tunjungan juga termasuk dalam program tersebut.
“Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman layanan publik yang lebih mudah, efisien, dan kekinian. Harapannya, penggunaan QRIS semakin meluas dalam aktivitas sehari-hari warga Surabaya,” jelasnya.
Melalui program bertajuk "Ayo Nggawae QRIS", Pemkot Surabaya berharap masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi umum sekaligus mendukung pengembangan ekosistem kota cerdas berbasis digital. Pemerintah juga ingin menjadikan peringatan HJKS ke-733 sebagai momentum untuk memperkuat layanan publik yang inovatif, modern, dan ramah masyarakat.
“Program ini bukan hanya bentuk apresiasi kepada masyarakat dalam momentum HJKS, tetapi juga bagian dari edukasi penggunaan pembayaran digital di sektor transportasi dan parkir,” pungkasnya.
