Logo

Ning Ita Ajak Warga Jadi Penggerak Pariwisata Daerah

Reporter:,Editor:

Jumat, 26 June 2026 01:30 UTC

Ning Ita Ajak Warga Jadi Penggerak Pariwisata Daerah

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka sarasehan pengembangan pariwisata lokal di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Jumat, 19 Juni 2026. Foto: Wanto.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mengajak warga untuk ikut berperan aktif dalam mengembangkan sektor pariwisata.

Keterlibatan warga dinilai menjadi kunci agar potensi wisata daerah dapat tumbuh dan memberikan dampak ekonomi lebih luas.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka sarasehan pengembangan pariwisata di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Selasa, 16 Juni 2026.

Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga, mengenalkan, dan mengembangkan berbagai potensi wisata yang dimiliki Kota Mojokerto.

"Melalui penguatan sektor pariwisata serta peluang investasi yang kita buka seluas-luasnya, kita berharap pertumbuhan ekonomi dapat meningkat lebih cepat," ujarnya dalam sarasehan yang melibatkan pelaku wisata, pelaku ekonomi kreatif, komunitas budaya, serta pemangku kepentingan tersebut.

Ia mengatakan, pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi apabila dikelola secara bersama-sama. Mulai dari pengelolaan destinasi, pelestarian budaya lokal, hingga pengembangan produk kreatif yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Oleh karena itu, Pemkot Mojokerto terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pihak lainnya agar sektor pariwisata semakin berkembang.

"Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil peran dalam membangun pariwisata Kota Mojokerto," katanya.

Ning Ita menyebut, perkembangan sektor pariwisata juga memberikan peluang bagi berbagai sektor lain. Mulai dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kuliner, industri kreatif, hingga perhotelan. Meningkatnya kunjungan wisatawan akan berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat.

Melalui sarasehan tersebut, Pemkot Mojokerto berharap muncul berbagai gagasan dan inovasi dari masyarakat untuk memperkuat kualitas destinasi wisata. Kemudian, meningkatkan promosi, serta menciptakan atraksi wisata baru berbasis potensi lokal.

Selain melibatkan warga, pemerintah daerah juga terus melakukan berbagai upaya pendukung, seperti peningkatan infrastruktur wisata, penguatan layanan, serta membuka peluang investasi di sektor pariwisata.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Kota Mojokerto optimistis sektor pariwisata dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.