Minggu, 28 June 2026 09:08 UTC

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wabup Dr. Aslucul Alif menerima piagam MURI dari KWGe yang disaksikan perwakilan MURI, Ari Andriani. Foto: Agus Salim
JATIMNET.COM, Gresik – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Gunungan Nasi Krawu yang digelar Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) di kawasan Gresik Universal Science (GUS), Balongpanggang, Minggu, 28 Juni 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh bagaimana budaya lokal dapat diangkat menjadi kekuatan ekonomi dan pariwisata.
"Ide nasi krawu ini sangat luar biasa. Berangkat dari sejarah, tadi malam ada Damar Kurung, pagi ini festival budaya," ujar Gus Yani.
Ia menilai konsistensi KWGe dalam mengenalkan nasi krawu sebagai kuliner khas Gresik patut diapresiasi. Menurutnya, nasi krawu kini telah menjadi identitas yang melekat kuat di benak masyarakat.
BACA: HPN 2026, KWG Berziarah ke Makam Pendiri Organisasi dan Wartawan Senior
"Kalau ke mana pun, orang Gresik pasti identik dengan nasi krawu," katanya.
Gus Yani menegaskan, pelestarian budaya memiliki dampak yang luas karena mampu mendorong sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Budaya berkembang menjadi wisata, lalu berdampak pada ekonomi masyarakat lokal," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Gresik berharap Festival Gunungan Nasi Krawu terus berlanjut dengan berbagai inovasi. Harapan tersebut semakin kuat setelah nasi krawu ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
"Kami mengapresiasi konsistensi KWGe mengenalkan nasi krawu hingga tingkat nasional. Kami menunggu ide-ide hebat berikutnya," ujarnya.
BACA: Komunitas Wartawan Grissee Catatkan Rekor MURI Gunungan Dari Rangkaian Sego Krawu Terbanyak
Pada penyelenggaraan tahun ini, Festival Gunungan Nasi Krawu juga mencatat sejarah baru. Gunungan nasi krawu setinggi 4,5 meter yang tersusun dari 3.000 bungkus nasi krawu resmi dikukuhkan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai rekor dunia.
Setelah penyerahan piagam MURI, panitia membagikan seluruh 3.000 bungkus nasi krawu kepada masyarakat yang telah memadati lokasi acara sejak pagi. Antusiasme ribuan warga menutup rangkaian Festival Gunungan Nasi Krawu Volume IV sekaligus menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap kuliner khas Kabupaten Gresik.
