Sabtu, 27 June 2026 08:20 UTC

Sejumlah wisatawan nampak menikmati sensasi berjalan di atas jembatan Kaca yang ada di Bromo Sky Bridge atau Jembatan Kaca Bromo di kawasan Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Momentum libur sekolah dimanfaatkan ratusan wisatawan untuk mengunjungi Bromo Sky Bridge atau Jembatan Kaca Bromo yang baru dibuka melalui soft launching di kawasan Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 27 Juni 2026.
Sejak pagi, kawasan Seruni Point dipenuhi wisatawan yang datang bersama keluarga. Mereka rela mengantre demi merasakan sensasi berjalan di atas lantai kaca dengan panorama Gunung Bromo yang membentang dari ketinggian.
Wahana yang diklaim sebagai jembatan kaca terpanjang dan tertinggi di Indonesia tersebut langsung menjadi salah satu destinasi favorit selama musim liburan sekolah.
Elsa dan Shava, dua wisatawan asal Probolinggo, mengaku sempat merasa gugup ketika pertama kali menginjak lantai kaca yang berada di ketinggian puluhan meter. Namun, rasa takut itu berubah menjadi pengalaman yang menyenangkan.
"Awalnya takut karena bisa melihat langsung ke bawah. Tapi setelah berjalan ternyata seru dan menantang. Pemandangannya juga sangat indah," ujar Elsa.
BACA: Pengunjung Bromo Sky Bridge Dibatasi 40 Orang, Harga Tiket Rp55 Ribu
Shava juga mengaku ingin kembali mengunjungi Bromo Sky Bridge bersama keluarganya karena menikmati pengalaman wisata yang berbeda.
Selain menyuguhkan panorama Gunung Bromo dari sudut pandang yang berbeda, wahana ini diproyeksikan menjadi ikon wisata baru di Kabupaten Probolinggo sekaligus memperkaya pilihan destinasi bagi wisatawan.
BACA: Jembatan Kaca Bromo Mulai Buka Saat Libur Sekolah
Meski baru dibuka, pengelola telah menerapkan sejumlah aturan bagi pengunjung. Jumlah orang yang berada di atas jembatan dibatasi maksimal 40 orang dalam satu waktu demi menjaga faktor keselamatan.
Pengunjung juga diwajibkan mengenakan kaus kaki khusus berbahan karet untuk mencegah lantai kaca menjadi licin sekaligus menjaga kebersihannya. Harga tiket masuk ditetapkan Rp55 ribu bagi wisatawan domestik dan Rp110 ribu untuk wisatawan mancanegara.
