Logo

Jembatan Kaca Bromo Mulai Buka Saat Libur Sekolah ‎

Reporter:,Editor:

Jumat, 12 June 2026 06:00 UTC

Jembatan Kaca Bromo Mulai Buka Saat Libur Sekolah ‎

Jembatan Kaca di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dipotret dari atas. Foto: Zulafif.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Jembatan Kaca Bromo dipersiapkan menyambut lonjakan wisatawan saat libur sekolah akhir Juni 2026.

Destinasi yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu ditargetkan mulai dibuka untuk umum setelah pengelola menyelesaikan sejumlah persiapan operasional.

Pengoperasian Jembatan Kaca Bromo dilakukan setelah Balai Besar TNBTS menjalin kerja sama pengelolaan dengan CV Sinergi Permata Semesta (Member of The Lawu Group).

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding terkait sewa aset Barang Milik Negara (BMN) pada Kamis, 11 Juni 2026.

Sebelum menerima kunjungan wisatawan, pengelola memastikan sejumlah tahapan harus dilakukan. Mulai dari pemeriksaan kondisi bangunan, perawatan fasilitas, hingga memastikan standar keamanan bagi pengunjung.

Direktur Utama CV Sinergi Permata Semesta Achmad Ridho mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan inspeksi praoperasional untuk memastikan seluruh fasilitas siap digunakan.

“Dalam waktu dekat sebelum dan menjelang musim libur sekolah akhir bulan ini, kami berkomitmen untuk segera mengoperasionalkan Jembatan Kaca Bromo,” ujarnya, Jumat, 12 Juni 2026.

Salah satu perhatian utama pengelola adalah aspek keselamatan. Pengoperasian jembatan kaca nantinya tetap mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur (BGTS).

Selain jembatan pejalan kaki dengan lantai kaca seluas 360 meter persegi, kawasan wisata ini juga dilengkapi fasilitas pendukung berupa shuttle area dan sarana penunjang lainnya.

Total aset yang dikelola mencakup area tanah jembatan kaca seluas 2.429 meter persegi serta bangunan pendukung seluas 791 meter persegi.

Ridho menyebut pihaknya akan mengoptimalkan fasilitas yang tersedia agar pengunjung mendapatkan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.

Pengelola juga berkomitmen melibatkan masyarakat sekitar melalui pemberdayaan sumber daya manusia dan pelaku UMKM lokal.

“Kami akan menjaga kelestarian alam dan memprioritaskan SDM serta UMKM warga setempat demi kemajuan wisata dan kesejahteraan ekonomi bersama,” katanya.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan pemanfaatan aset Jembatan Kaca Bromo menjadi bagian dari pengembangan wisata alam di kawasan konservasi.

Menurutnya, pengelolaan destinasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan wisata sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan prinsip konservasi.